Setahun Memimpin Arema FC, Juragan 99 Menuai Pujian dan Masih Banyak Permintaan Aremania

Bola.com, Malang - Gilang Widya Pramana, atau yang dikenal sebagai Juragan 99, hari ini Senin (6/6/2022), tepat satu tahun menjabat sebagai Presiden Arema FC. Pengusaha muda itu dianggap berhasil meningkatkan citra sekaligus prestasi tim.

Saat ini, Arema FC terlihat sebagai tim yang mewah. Memiliki bus sendiri, mess pemain yang bagus, dan kini tengah membangun training center sendiri.

Sementara dari segi prestasi, di BRI Liga 1 2021/2022, Arema FC sempat masuk dalam persaingan juara. Meski akhirnya finis di posisi keempat, tentu ini menjadi peningkatan bagi Singo Edan setelah tiga musim sebelumnya hanya menjadi penghuni papan tengah.

Sekarang, Arema FC tengah membentuk tim yang lebih tangguh untuk memenuhi target juara. Pemain sekelas Evan Dimas, Adam Alis, Irsyad Maulana, Hasim Kipuw, dan lainnya didatangkan demi kedalaman skuad yang bagus.

Bersyukur

<p>Bek Arema FC, Hasim Kipuw, mendapatkan kue ulang tahun dari Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, setelah sesi latihan perdana Singo Edan, Selasa (10/5/2022). Hasim Kipuw genap berusia 34 tahun pada Senin (9/5/2022).</p>

Bek Arema FC, Hasim Kipuw, mendapatkan kue ulang tahun dari Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, setelah sesi latihan perdana Singo Edan, Selasa (10/5/2022). Hasim Kipuw genap berusia 34 tahun pada Senin (9/5/2022).

 

Gilang Widya Pramana pun merasa sangat bersyukur dengan perkembangan yang diperlihatkan Arema FC selama setahun dirinya menjadi Presiden klub.

"Alhamdulillah hari ini, satu tahun sudah menjabat sebagai Presiden Arema FC. Suatu kehormatan dan kebanggaan mengemban amanah ini. Saya tidak akan berhasil tanpa didukung tim manajemen yang kuat dan penuh dedikasi," ujar Gilang.

Namun, Gilang juga menyadari tugasnya belum berakhir. Masih ada dua tahun ke depan untuk merealisasikan beberapa program kerja yang belum terlaksana. Gilang berhadap, ke depan Aremania dan manajemen bisa bersinergi untuk mewujudkan banyak hal.

Diminta Memperbaiki Stadion Kanjuruhan

Aremania di tribune VVIP dan VIP Stadion Kanjuruhan terlihat penuh saat pertandingan melawan Persija (23/11/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)
Aremania di tribune VVIP dan VIP Stadion Kanjuruhan terlihat penuh saat pertandingan melawan Persija (23/11/2019). (Bola.com/Iwan Setiawan)

 

Sementara itu, di media sosial, banyak Aremania yang berharap Juragan 99 ikut memperbaiki markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan.

Alasannya karena stadion milik Pemkab Malang itu bisa dibilang sudah ketinggalan jaman. Tribune terlihat lusuh karena belum dicat. Ada pula kanopi bagian depan stadion yang sudah rusak.

Aremania mengajukan permintaan seperti iri karena begitu banyak stadion di tempat lain yang sudah direnovasi dan terlihat megah, seperti Stadion Jatidiri, Semarang, yang baru dikunjungi Aremania saat uji coba melawan PSIS Semarang, Sabtu (4/6/2022).

 

Mengajak Peran Aktif Aremania

<p>Manajer dan Presiden Arema FC, Ali Rifki dan Gilang Widya Pramana, dalam sesi jumpa pers di kantor manajemen Singo Edan, Rabu (27/4/2022) sore WIB.</p>

Manajer dan Presiden Arema FC, Ali Rifki dan Gilang Widya Pramana, dalam sesi jumpa pers di kantor manajemen Singo Edan, Rabu (27/4/2022) sore WIB.

Juragan 99 pun membalas komentar netizen yang menginginkan perbaikan di Stadion Kanjuruhan.

“Ayo sama-sama perbaiki dan renovasi Stadion Kanjuruhan. Meskipun tidak jadi stadion yang mewah, setidaknya Kanjuruhan jadi stadion yang baik bagi Arema FC dan Warga Malang. Mohon dukungannya dari Aremania, bahu-membahu perbaiki Stadion Kanjuruhan,” jawabnya.

 

Persoalan Dualisme

Arema Indonesia dan Arema Cronus saat dualisme klub. (Bola.com/Dody Iryawan/Foto: Iwan Setiawan)
Arema Indonesia dan Arema Cronus saat dualisme klub. (Bola.com/Dody Iryawan/Foto: Iwan Setiawan)

Sementara itu, dari antara program kerja yang dicanangkan Juragan 99, ada satu yang sebenarnya masih belum ditemukan solusinya, yakni merampungkan persoalan dualisme.

Seperti diketahui, masih ada Arema Indonesia yang berkiprah di Liga 3. Dualisme Arema ini merupakan warisan dari dualisme kompetisi ISL dan IPL pada 2012 silam.

Gilang sempat menyampaikan keinginannya menjadikan Arema Indonesia sebagai tim satelit untuk pembinaan pemain muda. Caranya dengan mengakuisisi tim Liga 3 tersebut.

Namun pengelola Arema Indonesia baru membuka pintu bagi Juragan 99 menjadi sponsor lewat brand MS Glow.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel