Setahun Pakai Mobil Listrik, Ini Pengakuan Blue Bird

Yunisa Herawati
·Bacaan 1 menit

VIVABlue Bird pada April tahun lalu resmi menggunakan mobil listrik sebagai bagian dari armada mereka. Ada 30 unit kendaraan yang digunakan, yakni 24 unit BYD E6 dan enam unit Tesla Model X.

Kendaraan tersebut dioperasikan di wilayah Jakarta, terutama untuk melayani penumpang di bandara Soekarno-Hatta. Di tempat tersebut disediakan stasiun pengisian ulang baterai listrik, sehingga sopir tidak perlu khawatir kehabisan daya.

Satu tahun lebih menggunakan mobil listrik, Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo mengatakan bahwa mereka sangat bangga bisa menjadi bagian dari pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

“Kami benar-benar merasa bangga, bisa turut serta mensukseskan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB),” ujarnya saat acara webinar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dikutip VIVA Otomotif pada Kamis 17 Desember 2020.

Mengenai apa keuntungan yang didapat perusahaan saat menggunakan mobil berteknologi masa depan itu, Noni mengaku bahwa ada dua hal positif yang mereka peroleh.

“Kami sudah membuktikan, bahwa benar-benar ada pengurangan dari biaya perawatan. Dan juga beban bahan bakar minyal sudah mulai berkurang, terlihat signifikan penurunannya,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa defisit neraca perdagangan akibat tingginya impor BBM menjadi sebuah permasalahan klasik yg belum terselesaikan sampai saat ini.

“Di sisi lain, Indonesia memiliki akses suplai energi listrik yang belum dioptimalkan penggunaannya. Implementasi KBLBB akan menjadi solusi transformasi energi. Melalui ini, pemulihan ekonomi ke depannya akan lebih cepat terealisasi” ungkap Luhut.