Setelah Beli Twitter, Elon Musk Jual Saham Tesla

Merdeka.com - Merdeka.com - Elon Musk telah menjual setidaknya USD3,95 miliar saham di perusahaan mobil listriknya Tesla setelah melakukan akuisisi Twitter senilai USD44 miliar. Dilaporkan CNBC, Rabu (9/11), menurut pengajuan dengan Securities and Exchange Commission yang diterbitkan Selasa, Musk menjual 19,5 juta lebih saham Tesla.

Musk menjual hampir USD 22 miliar saham Tesla pada tahun 2021 ketika saham melonjak lebih dari 50 persen. Tahun ini, dia menjual saham senilai lebih dari USD8 miliar pada April dan sekitar USD7 miliar di bulan Agustus.

Selain mengucurkan modalnya sendiri untuk membeli Twitter, CEO Tesla ini juga mengandalkan para mitranya, termasuk investor ekuitas Binance, BAMCO Ron Baron, Andreessen Horowitz, mantan CEO Twitter Jack Dorsey dan Pangeran Alwaleed bin Talal bin Abdulaziz dari Arab Saudi, untuk membiayai kesepakatan atau untuk menggulung saham mereka yang ada ke perusahaan induknya untuk Twitter.

Seperti yang dilaporkan NBC News sebelumnya, Senator Chris Murphy (D-Conn) telah menyerukan penyelidikan terhadap implikasi keamanan nasional dari saham Arab Saudi di Twitter setelah kesepakatan pribadi Musk.

Pada 9 Agustus lalu, Musk memberi tahu followers-nya di Twitter bahwa dia telah selesai menjual saham Tesla untuk mendanai kemungkinan akuisisi Twitter. Sejak resmi dibeli, Musk telah menarik lusinan insinyur Tesla ke Twitter untuk membantunya menyelesaikan masalah.

Musk yang juga CEO SpaceX, mengatakan bahwa Twitter merupakan perusahaan yang lebih mudah dikelola jika seluruh permasalahan terselesaikan dibandingkan dengan perusahaan milik ia lainnya. Musk hingga saat ini belum mengatakan siapa yang akan menjadi CEO baru Twitter, namun posisinya sebagai ‘Chief Twit’ hanya sementara. [faz]