Setelah bentrokan maut, India larang 59 aplikasi mobile China demi 'keamanan'

·Bacaan 2 menit

New Delhi (AFP) - India pada Senin melarang 59 aplikasi mobile China, termasuk TikTok dan WeChat yang sangat populer, karena masalah keamanan dan privasi nasional hanya beberapa pekan setelah bentrokan maut di perbatasan Himalaya antara dua negara bertetangga bersenjata nuklir tersebut.

Hubungan kedua negara terpadat di dunia itu tegang setelah 20 tentara India tewas dalam perkelahian satu lawan satu dengan tentara China di ujung barat perbatasan dataran tinggi yang disengketakan pertengahan Juni lalu.

Aplikasi-aplikasi itu "terlibat dalam aktivitas-aktivitas ...yang merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum," kata kementerian teknologi informasi dalam satu pernyataan.

"Pemerintah India telah memutuskan melarang penggunaan aplikasi-aplikasi tertentu ... Keputusan ini adalah langkah tersasar guna memastikan keamanan dan kedaulatan ruang siber India."

Pernyataan itu menyebutkan langkah tersebut diambil setelah sejumlah aduan diterima oleh kementerian teknologi informasi yang menuduh telah terjadi pencurian data pengguna dan pelanggaran privasi pengguna.

Tidak jelas kapan larangan itu mulai berlaku.

Sejumlah tentara India tewas dalam perkelahian di sepanjang perbatasan yang disengketakan di wilayah Ladakh utara pada 15 Juni dalam bentrok paling mematikan selama hampir setengah abad antara kedua negara.

Mereka telah berperang di perbatasan itu pada 1962.

New Delhi menuduh China mengganggu wilayahnya di wilayah itu, tuduhan yang dibantah Beijing.

Ribuan tentara tetap bersiaga, meskipun kedua belah pihak mengatakan mereka berusaha menyelesaikan kebuntuan lewat dialog.

Kematian itu memicu kemarahan besar dan unjuk rasa jalanan di India. Ada seruan untuk melarang bisnis China yang mengekspor barang senilai hampir 60 miliar dolar AS ke India.

Ponsel China memiliki hampir 65 persen pangsa pasar smartphone India, sedangkan aplikasi-aplikasi berbagi video seperti TikTok dan Helo populer di kalangan anak muda India.

Diperkirakan ada sekitar 120 juta pengguna TikTok di India sehingga negara Asia Selatan berpenduduk 1,3 miliar jiwa itu menjadi pasar internasional terbesar untuk aplikasi.

Aplikasi-aplikasi lain dalam daftar terlarang termasuk aplikasi mikroblog Weibo dan game strategi Clash of Kings.

Kekerasan pada 15 Juni itu terjadi sekitar 4.500 meter di atas permukaan laut di lembah sungai Galwan.

Itu pertama kalinya pasukan tewas di perbatasan kedua negara sejak 1975.

Ada kesepahaman di antara dua negara bertetangga yang bersenjata nuklir itu bahwa pasukan mereka yang ditempatkan di wilayah berbahaya tak akan menggunakan senjata api.

ja/grk/it