Setelah Didi Kempot, Gusanda Latova Hidupkan Kembali Lagu Jawa

Ichsan Suhendra
·Bacaan 2 menit

VIVA – Musik pop Jawa mulai muncul dan dikenal masyarakat luas lewat mendiang Didi Kempot. Setelah mendiang tidak ada, berbagai penyanyi muncul dalam genre tersebut, salah satunya Gusanda Latova.

Pria kelahiran Wonosobo ini seorang penyanyi dan pencipta lagu pop yang sempat naik daun di Jawa Barat. Pada 2014, ia membawakan lagu andalan Kau Takkan Tau.

Usai lama vakum di dunia musik, Gusanda kini kembali tergerak menciptakan lagu Jawa. Ia pernah merilis lagu perdana dengan judul Remeh. Kini, Gusanda merilis lagu kedua dengan judul Ngerti. Baca artikel ini selanjutnya untuk mengetahui cerita di balik lagu tersebut.

Gusanda akan membawakan lagu dengan nuansa budaya Jawa yang mengusung tema cinta. Ngerti bercerita tentang seseorang yang telah rela memberikan segalanya untuk kekasih yang dicintai. Tetapi ia harus menerima kenyataan pahit karena kekasihnya mencari orang lain yang lebih sempurna.

“Liriknya tajam sekali, lagu ini saya ciptakan karena terinspirasi dari kisah pribadi,” kata Gusanda saat ditemui baru-baru ini.

Gusanda berpindah aliran musik karena sambutan masyarakat. Ia mengaku awalnya tidak percaya diri saat pindah aliran musik. Namun sambutan dan waktu mengalahkan hal itu.

"Saya memutuskan untuk berpindah ke aliran musik Jawa. Meskipun awalnya sempat pesimis, tapi setelah mencoba menciptakan satu lagu Alhamdulillah dapat respons yang positif dari masyarakat dan saya akan terus konsisten membuat lagu Jawa lagi," ujarnya.

Bicara tentang masa lalunya, Gusanda pernah menghadapi kenyataan pahit. Ia pernah menjadi jadi korban bully teman-temannya, hingga diberi sebutan Madesu (Masa Depan Suram). Ini karena Gusanda dianggap tidak pintar dalam Matematika. Untuk menepis anggapan ini, Gusanda bekerja keras. Menekuni bidang yang dikuasai dan membangun usahanya sendiri. Kini, Gusanda memiliki puluhan karyawan dan cabang di beberapa kota di Jawa Tengah dan Yogya.

Selain itu, setelah rilis Ngerti, Gusanda sudah menyiapakan sedikitnya empat lagu lagi yang menjadi bagian dari rangkaian lagu bernuanasa Jawa. Lagu-lagu ini rencananya juga akan dirilis tahun ini.