Setelah All England, Kini Giliran AFC yang Tidak Adil kepada Indonesia

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVATimnas Futsal Indonesia yang sedang merajut mimpi untuk bermain di Piala Dunia Futsal 2021 harus mengubur asanya. Perjuangan mereka untuk bisa melewati babak Kualifikasi Zona Asia tidak bisa dilanjutkan.

Sebabnya Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) memutuskan untuk melakukan skema berbeda untuk mencari wakil ke Piala Dunia 2021 yang berlangsung di Lithuania.

Sebanyak tiga negara sudah dipastikan lolos ke Piala Dunia 2021, yakni Iran, Jepang, dan Uzbekistan. Mereka dianggap layak karena pada Piala Asia 2018 menempati urutan pertama, kedua, hingga ketiga.

Sedangkan sisa dua slot lagi akan diperebutkan empat negara, yaitu Thailand, Vietnam, Lebanon, dan Irak. Alasan AFC memberi kesempatan kepada mereka karena prestasi Piala Asia edisi 2014, 2016, dan 2018.

Nantinya kempat tim tersebut menjalani babak play-off. AFC akan melakukan pengundian pertandingan pada Selasa 27 April 2021 mendatang.

Skema ini ditempuh AFC karena tidak sanggup untuk menggulirkan Piala Asia 2020 di Turkmenistan. Mereka memilih meniadakannya akibat pandemi COVID-19.

Padahal empat besar dari kejuaraan tersebut yang seharusnya menjadi wakil di Piala Dunia 2021. Sedangkan satu sisanya melalui babak play-off.

Keputusan ini yang kemudian merugikan Timnas Futsal Indonesia. Karena mereka telah mendapatkan satu tiket di Piala Asia 2020.

Timnas Futsal Indonesia mendapatkan tiket tersebut setelah menempati urutan kedua Piala AFF 2019. Di mana mereka menjadi runner up.

Skuad asuhan Kensuke Takahashi memetik dua kemenangan dan sekali imbang sepanjang fase grup Piala AFF 2019. Lalu mengalahkan Myanmar di semifinal, dan kalah dari Thailand di laga puncak.

Begitu AFC mengeluarkan keputusan yang merugikan Timnas Futsal Indonesia ini, banyak warganet yang bereaksi. Mereka mengingat kembali insiden tim bulutangkis Tanah Air yang diperlakukan tidak adil di All England 2021 lalu.