Setelah Work From Home Akan Ada Bank From Home

RumahCom – Pandemi Covid-19 telah memunculkan istilah new normal terkait dengan banyaknya penyesuaian dan perubahan aktivitas bisnis untuk mengurangi dampak penularan virus. Bank juga merupakan institusi yang akan ikut menyesuaikan.

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan untuk memutus penularan wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) membuat banyak kegiatan harus dilakukan dari rumah. Hal ini pada akhirnya banyak memunculkan aktivitas-aktivitas bisnis baru hingga disebut new normal terkait berubahnya berbagai kegiatan karena adanya pandemi ini.

Aktivitas sekolah dan bekerja yang dilakukan dari rumah atau work from home (WFH) telah membuat banyak orang semakin terbiasa dengan meeting online menggunakan berbagai aplikasi yang tersedia. Begitu juga aktivitas pada bisnis properti yang memanfaatkan teknologi virtual untuk memaparkan produk properti yang dipasarkan.

Berbagai perubahan ini masih akan sangat dinamis untuk hampir seluruh sektor bisnis. Penyesuaian-penyesuaian yang dilakukan terkait dampak pandemi yang akhirnya memunculkan istilah new normal untuk aktivitas bisnis yang tetap dilakukan saat pandemi, masih akan terus berkembang, termasuk bisnis perbankan.

Menurut Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury, pengembangan digital sudah dilakukan bank yang memiliki fokus pembiayaan perumahan ini jauh sebelum adanya wabah Covid-19. Saat ini beberapa pengembangan konsep digital yang dilakukan Bank BTN untuk berbagai layanannya juga terus meningkat.

Setiap orang pasti punya rumah idaman yang diinginkan. Lalu bagaimana cara cerdas agar bisa temukan rumah idaman? Nonton video berikut ini untuk tau caranya, yuk!

“Kami merasa sudah berada pada track yang benar terkait dengan layanan digital yang terus kami kembangkan. Dengan adanya pandemi ini kami jadi berpikir pentingnya layanan perbankan dari rumah atau bank from home, jadi bukan hanya bekerja yang dari rumah. Pandemi ini justru akan memacu kami untuk terus memperkuat segmen digital banking itu,” katanya.

Pahala juga merinci, di tengah pandemi ini Bank BTN masih bisa mencatatkan kinerja perusahaan yang cukup baik. Pada periode kuartal pertama tahun ini misalnya saat sudah ada pandemi, Bank BTN berhasil meraih pendapatan bunga mencapai Rp6,17 triliun hingga laba perusahaan sebelum provisi mencapai Rp870 miliar.

Penyaluran kredit perumahan juga masih tumbuh sebesar 4,59 persen atau senilai Rp253,25 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara segmen kredit non perumahan juga masih mencatatkan kenaikan sebesar 9,05 persen dari Rp22,41 triliun menjadi Rp24,43 triliun.

“Beberapa langkah efisiensi dan mempertebal likuiditas hingga pencadangan membuat kinerja kami masih positif di tengah wabah ini. Berbagai strategi yang telah kami jalankan juga cukup menjadi pondasi dan bantalan tebal sehingga kami bisa mempertahankan kinerja yang positif saat terjadi wabah sekarang ini dan penguatan digital masih akan menjadi prioritas kami untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Temukan lebih banyak pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti dan Panduan Referensi seputar properti dari Rumah.com

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah.