Setelah Olimpiade Tokyo, Ini Harapan Perdana Menteri Jepang untuk Paralimpiade 2020

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, berharap pandemi COVID-19 di Jepang akan membaik seiring berjalannya Olimpiade Tokyo 2020 yang akan dimulai pada pekan depan, yakni Jumat, 23 Juli 2021.

Sebagai Perdana Menteri Jepang, Yoshihide tidak menyangka Olimpiade ini akan ditunda satu tahun lamanya.

"Ini tidak pernah dianggap sebagai pilihan" ucapnya, seperti yang dikutip dari Antara pada Jumat (16/07/2021).

Namun, dengan diselenggarakannya Olimpiade Tokyo 2020, ini akan menjadi sebuah peluang emas untuk mengirim pesan dari Jepang kepada seluruh Dunia.

Sebelumnya, data yang dilansir melalui dari JHU CSSE Covid-19 Data, kasus COVID-19 di Jepang mengalami penurunan menjadi 864 kasus pada 21 Juni kemarin. Namun, angka tersebut mengalami penambahan secara terus-menerus sampai tanggal 15 Juli kemarin.

Meski sempat mendapat kecaman dari anggota dewan Komite Olimpiade Jepang, Pemerintah Jepang berupaya dengan mempercepat proses vaksinasi khususnya bagi pihak-pihak yang terlibat dalam Olimpiade.

Menaruh Harapan Kepada Paralimpiade

Yoshihide Suga tiba di kantor perdana menteri setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Baru Jepang, di Tokyo, Rabu (16/9/2020). Yoshihide Suga secara resmi terpilih sebagai PM Jepang dalam pemungutan suara parlemen, menggantikan Shinzo Abe yang mundur karena sakit. (AP Photo/Eugene Hoshiko)
Yoshihide Suga tiba di kantor perdana menteri setelah terpilih sebagai Perdana Menteri Baru Jepang, di Tokyo, Rabu (16/9/2020). Yoshihide Suga secara resmi terpilih sebagai PM Jepang dalam pemungutan suara parlemen, menggantikan Shinzo Abe yang mundur karena sakit. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Selain itu, Yoshihide Suga berharap bahwa Paralimpiade dapat dihadiri oleh para penonton. "Akan menyenangkan apabila setidaknya ada beberapa penonton" seperti dikutip dari Antara (16/07/2021).

Meskipun Olimpiade akan digelar tanpa penonton, ia bersama penyelenggara, pemerintah, panitia penyelenggara Jepang dan Komite Paralimpiade Internasional akan mengambil keputusan bersama dalam menentukan Paralimpiade yang rencananya akan dihelat pada 24 Agustus sampai 5 September 2021.

Sebelumnya, pihak penyelenggara menyatakan bahwa penggemar di luar negeri dilarang untuk menyaksikan Olimpiade Tokyo 2020 secara langsung.

Pihak penyelenggara juga sempat menyetujui dan mengizinkan 10.000 penonton per venue. Namun, keputusan tersebut dibatalkan seiring bertambahnya kasus COVID-19 di negeri Sakura tersebut.

Dukung para atlet Indonesia berjuang di Olimpiade Tokyo dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 melalui platform Vidio.

Sumber: Antara (16/07/2021)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel