Setelah Piala AFF 2020, Kiper Timnas Malaysia Dikejar-kejar Utang

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Penjaga gawang Khairul Fahmi Che Mat pernah menorehkan tinta emas bersama timnas Malaysia pada Piala AFF 2010 lalu. Namun saat ini roda nasib sepertinya sedang tidak memikah kepadanya. Popularitas pria yang pernah jadi momok bagi timnas Indonesia itu ternoda oleh urusan finansial.

Seperti dilansir dari harian metro Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat menjadi buruan pihak bank di Malaysia karena tidak sanggup membayar cicilan utang yang sudah jatuh tempo. Che Mat mengaku tidak punya uang karena sudah tiga bulan tidak menerima gaji dari klub sebelumnya, Melaka United. Senasib dengan sejumlah rekan setimnya yang lain, Che Mat mengaku tidak dibayar sejak Oktober tahun lalu.

Pengalaman pahit ini disampaikan Che Mat di media sosial dan menjadi viral di negaranya, Malaysia. "Ini juga sampai tiga bulan kita orang diam. Karena saya ingin menjaga tim. Tapi dah lama kita orang 'tegang' bank dok call hari, anak istri nak makan," ujar Che Mat seperti dikutip dari hmetro.com.my.

Tidak hanya Che Mat, pemain Melaka United lainnya juga bernasib sama. Mereka juga tidak sanggup membayar cicilan bank akibat gaji yang tak kunjung dibayar oleh manajemen pada akhir tahun lalu.

"Pengurusan klub kata akan bayar pada awal Disember. Kami tunggu, tapi habuk pun tak ada. Lepas itu mereka janji lagi, kata nak masuk pertengahan bulan lepas, pun sama tak ada juga."

"Tahun baru dah masuk, sama juga gaji kami tetap tak masuk. Kami dah tak boleh sabar, kesian dekat keluarga kami yang perlu diberikan makan dan minum. Itu belum lagi kira bayaran komitmen rumah dan kereta…sekarang ini bank asyik call tanya kapan nak bayar. Kami sangat berharap pihak klub segera selesaikan tunggakan kerana kami perlukan gaji kami," kata pemain itu kepada Arena Metro.

Momok Piala AFF 2010

Striker Timnas Indonesia, Irfan Bachdim terjengkang setelah berbenturan dengan kiper Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9/2016). (Bola.com/Robby Firly)
Striker Timnas Indonesia, Irfan Bachdim terjengkang setelah berbenturan dengan kiper Malaysia, Khairul Fahmi Che Mat di Stadion Manahan, Solo, Selasa (6/9/2016). (Bola.com/Robby Firly)

Che Mat seperti diketahui merupakan kiper legendaris Timnas Malaysia. Pria yang kini berusia 33 tahun itu merupakan salah satu momok yang menjegal langkah Timnas Indonesia merebut Piala AFF 2010.

Che Mat tampil memukau saat Malaysia kembali bertemu Timnas Indonesia di babak final. Pada pertemuan sebelumnya di babak kualifikasi, Timnas Indonesia sukses menggulung Malaysia 5-1.

Leg pertama final berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Che Mat yang dipercaya berada di bawah mistar gawang tuan rumah tampil gemilang dengan mematahkan sejumlah peluang emas Merah Putih. Salah satunya, yakni menyelamatkan sepak pojok melengkung yang dilepaskan Firman Utina.

Malaysia pun menang dengan skor 3-0. Dua gol dicetak Safee Sali dan satu lagi dicetak M Ashari.

Di leg kedua, Timnas Indonesia hanya mampu menang dengan skor 1-2 sehingga Malaysia berhasil mengangkat trofi juara setelah unggul agregat 4-2 atas timnas Indonesia.

Terpuruk di Piala AFF 2020

Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan berselebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia pada laga Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Minggu (19/12/2021). timnas Indonesia menaklukkan Malaysia 4-1. (Foto:Dok PSSI)
Bek Timnas Indonesia, Pratama Arhan berselebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia pada laga Grup B Piala AFF 2020 di Stadion Nasional Singapura, Minggu (19/12/2021). timnas Indonesia menaklukkan Malaysia 4-1. (Foto:Dok PSSI)

Che Mat masih tampil saat timnas Malaysia mengikuti Piala AFF 2020 di Singapura belum lama ini. Hanya saja, dalam pertemuan dengan timnas Indonesia, Che Mat tidak seperkasa sepuluh tahun lalu.

Bertarung pada laga pamungkas fase penyisihan grup B, Timnas Malaysia dihajar dengan skor 4-1. Kekalahan ini membuat langkah timnas Malaysia terhenti dan timnas Indonesia terus melaju hingga ke final Piala AFF 2020 sebelum kembali dihentikan oleh timnas Thailand dengan agregat 6-2.

Karier Profesional

Khairul Fahmi Che Mat lahir di Kota Bharu, 7 Januari 1989. Dia mengawali kariernya dari klub di tanah kelahirannya, Kelantan FA. Ia tercatat bergabung dengan klub tersebut sejak 2009.

Namun pada 2018, Khairul Fahmi meninggalkan Kelantan untuk merumput Bersama Melaka United FC di Hang Jebat. Dikutip dari media Malaysia Sukanz, Khairul Fahmi menandatangani kontrak dengan skuat hijau putih hingga akhir 2022.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel