Setelah Prank Berkali-kali, Liga 1 Akhirnya Bergulir Kembali

·Bacaan 3 menit

VIVA – Penantian panjang berharap kompetisi sepakbola Indonesia bergulir kembali akhirnya tuntas. Liga 1 dan Liga 2 mendapat restu bergulir dari Polri.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jendra Pol Listyo Sigit Prabowo resmi menerbitkan izin bergulirnya Liga 1 dan Liga 2 yang direncanakan berlangsung pada 27 Agustus 2021.

“Sesuai hasil assesment dan evaluasi PPKM, maka kami sepakat untuk memberikan persetujuan terkait perizinan dilaksanakan penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2. Namun tetap harus melaksanakan protokol kesehatan yang ketat,” kata Sigit di Mabes Polri pada Senin, 23 Agustus 2021.

Hal ini tentu menjadi kabar baik untuk seluruh elemen sepakbola nasional seperti, pemain, pelatih, ofisial, klub, hingga suporter dan pecinta sepakbola nasional.

Pasalnya, angin surga sempat beberapa kali dihembuskan PSSI terkait rencana bergulirnya kompetisi yang mati suri selama 16 bulan. Namun, berkali-kali juga rencana itu gagal terwujud. Bahkan, saking seringnya, muncul kata "prank" dari pemain dan suporter.

PSSI selaku regulator, dan PT Liga Indonesia Baru sebagai operator pada awalnya merencanakan Liga 1 2021 bergulir pada 9 Juli 2021. Namun, Kick off ditunda lantaran kasus COVID-19 mengalami peningkatan

Lantas, rencana kick off pun digeser ke 23 atau 30 Juli 2021. Semua bersuka cita dan semangat menyambut pernyataan LIB. Akan tetapi, sama sepert sebelumnya kick off Liga 1 tak lagi sesuai rencana.

Penyebabnya, pemerintah memperpanjang masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat serta status level 4 di Pulau Jawa-Bali.

Optimisme menggelar Liga 1 pada pertengahan atau akhir Juli yang digaungkan LIB kembali belum bisa terlaksana. Setelah itu, PSSI pun mengumumkan dengan percaya diri Liga 1 bisa bergulir 20 Agustus 2021.

PSSI memutuskan menggelar Liga 1 pada tanggal tersebut setelah melakukan konsultasi dengan Menpora Zainudin Amali dan Mabes Polri.

"PSSI sudah mempertimbangkan banyak hal terkait kapan Liga 1 2021-2022 harus bergulir. Kami masih konsisten pada tanggal 20 Agustus Liga 1 akan bergulir," kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

"PSSI harus menjalankan kompetisi karena bisa berpengaruh terhadap penilaian FIFA, AFC, dan AFF terhadap kami. Apalagi kami juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, play-off Kualifikasi Piala Asia 2022 dan Kualifikasi Piala AFC U-23,” imbuh Yunus.

Namun lagi-lagi rencana itu tak bisa terwujud. Menpora kemudian menyatakan kick off Liga 1 akan berlangsung pada 27 Agustus, atau satu pekan lebih lama dari rencana PSSI.

Sinyal kuat datang mengabarkan bahwa Liga 1 bergulir 27 Agustus bukan prank lagi. Itu setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 sudah memberikan izin.

"Satgas penanganan COVID-19 menyambut baik langkah saudara dengan melakukan pemberitahuan dan penerapan protokol kesehatan pada kegiatan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2, yang akan diselenggarakan mulai 27 Agustus 2021 sampai dengan 30 April 2022," tulis surat rekomendasi BNPB, yang diberikan kepada PSSI.

"Pelaksanaan kegiatan berlangsung tanpa penonton di ruangan stadion, atau tempat kegiatan, dan dapat disiarkan atau disebarluaskan secara daring," sambung BNPB dalam surat yang ditandatangani oleh Letjen TNI Ganip Warsito tersebut.

Kini, sepakbola Indonesia hanya menghitung hari untuk kembali berdetak. Satu yang perlu diingat, semua pertandingan digelar tanpa penonton. Oleh karenanya, suporter harus-benar menjaganya agar sepakbola Indonesia tidak mati suri lagi.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel