Setelah Putriku Lahir, Ibu Mertuaku jadi Posesif

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Hubungan menantu dan mertua selalu punya kisah dan cerita sendiri. Apalagi hubungan menantu perempuan dan ibu mertua, selalu ada yang berkesan dan menarik untuk diceritakan. Seperti cerita yang satu ini.

Melansir laman weddedwonderland.com dalam artikel "7 Mother In-Law Stories that Will Make Yours Look Like a Saint", ada sebuah cerita yang menarik tentang seorang ibu mertua yang posesif. Sikap posesif ibu mertua ini muncul ketika cucunya lahir. Selengkapnya, langsung saja simak cerita dari Sally (bukan nama sebenarnya) di sini.

Nenek yang Posesif

Ilustrasi./Pexels
Ilustrasi./Pexels

"Yang terburuk adalah ketika aku melahirkan putriku dan tinggal dengan mertuaku pada saat itu karena aku dan suamiku sedang membangun rumah kami. Dua puluh empat jam setelah aku melahirkan, ibu mertuaku mengatakan ini saat aku mengagumi bayi perempuan cantikku yang sedang tidur, 'Jangan melihatnya, sudah cukup! Kamu dilarang melihatnya.'," papar Sally.

Sally sebenarnya sudah tahu karakter ibu mertuanya itu, tapi tidak menyangka bisa sampai seperti itu. Tak menyangka ibu mertuanya bisa menjadi nenek yang posesif.

"Aku dilarang menggendongnya dan katanya ASI-ku buruk," lanjut Sally menceritakan betapa posesifnya ibu mertuanya yang melarangnya menggendong bayinya sendiri.

Ibu mertua Sally seakan ingin memiliki cucunya itu seorang diri. Karuan saja Sally mengalami depresi pasca melahirkan karena sikap ibu mertuanya itu. Namun, Sally tidak pasrah begitu saja.

Sally berusaha untuk tidak tidak tinggal diam. Dia tetap memperjuangkan kebahagiaanya.

Sampai kemudian, Sally memutuskan untuk mengurangi intensitasnya bertemu ibu mertuanya itu. Bisa jadi ketika rumahnya sudah selesai dibangun, Sally akan meninggalkan rumah mertuanya dan tinggal dengan suami dan putrinya.

Apakah Sahabat Fimela ada yang punya pengalaman serupa atau mirip dengan Sally? Mungkin saja sang ibu mertua sangat menyayangi putri Sally yang menjadi cucunya. Tapi kalau sikapnya terlalu posesif, sepertinya agak merepotkan juga, ya.

#ElevateWomen