Setiap Hari, 300 Sapi Bakalan Keluar Jawa Timur

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

TEMPO.CO, Surabaya - Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur (PPSDS) mencatat, sekitar 300 ekor sapi bakalan setiap harinya keluar Provinsi Jawa Timur. Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar Jawa Timur Muthowif, menuturkan data ini sesuai temuan anggotanya di beberapa pasar sapi tradisional di wilayah tapal kuda, yang mencakup Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Situbondo dan sebagian Pulau Madura.

Padahal, Dinas Perternakan Jatim telah mengeluarkan surat nomor 524.3/7306/115.02/2012 tentang Pembatasan Sementara Pengeluaran Sapi dari Jawa Timur. Munthowif melihat, fakta ini menggambarkan lemahnya pengawasan Dinas Peternakan Jawa Timur. "Dalam surat itu, sapi yang berbobot di bawah 400 kilogram dilarang keluar Jatim. Di lapangan, anggota kami menemukan hal sebaliknya," kata Muthowif kepada Tempo, Senin 11 Maret 2013.

Dalam temuan hari ini di pasar sapi Probolinggo, Senin 11 Maret 2012, pihaknya mendapati 12 unit truk bernomor polisi dari luar daerah, yaitu R, H dan K. Anggota PPSDS, kata Muthowif, memastikan sapi-sapi yang dibawa 12 unit truk tersebut, belum mendapat surat rekomendasi dari Dinas Peternakan Jatim.

Sebab, anggotanya sempat menanyakan surat jalan kepada para sopir yang membawa sapi-sapi berbobot di bawah 400 kilogram dan para sopir mengaku tak membawa surat rekomendasi dari dinas terkait. Menurut Munthowif, mereka tidak dihentikan karena dirinya tidak mau dianggap preman oleh para sopir yang membawa ratusan sapi tersebut.

Kini, harga sapi hidup bakalan per kilo mencapai Rp 33.000 dan sapi hidup siap potong sebesar Rp 36.000 per kilogram. Ia khawatir, larinya sapi bakalan ke luar Jatim, akan mendongkrak harga daging di pasaran. Mahalnya harga daging dan rendahnya daya beli masyarakat, katanya, mengakibatkan 60 orang berhenti dari aktivitas dagang sapi dan daging segar dari dua RPH di Kota Surabaya. "Kalau tidak ada respon pemerintah, pedagang terus berguguran."

Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Maskur, mengakui ada praktik kotor sebagian pedagang sapi luar provinsi yang membawa sapi-sapi bakalan itu keluar Jawa Timur. Tapi, Maskur memastikan sapi-sapi yang tidak memenuhi ketentuan Dinas Peternakan, akan dikembalikan ke daerah asalnya.

Menurut ia, pihaknya bekerjasama dengan Kepolisian telah mendirikan 9 titik pos guna menangkal sapi-sapi bakalan ke luar Jawa Timur. Pos-pos itu tersebar di Kabupaten Tuban, Ngawi, Pacitan, Magetan dan Bojonegoro. Dinas Peternakan Jawa Timur telah mengalokasikan 288 ribu ekor sapi yang boleh keluar Jawa Timur sepanjang tahun 2013 ini.

Maskur menambahkan praktik yang sering terjadi, pedagang luar provinsi mendapat surat izin dari Dinas Peternakan, namun sekalian menggondol sapi-sapi bakalan. "Kita lihat di perbatasan, sapi yang sesuai ketentuan bisa terus jalan. Kalau tidak, sapi-sapi itu kita kembalikan ke asalnya," kata Maskur.

DIANANTA P. SUMEDI

Berita Terpopuler:

Curhat Rustriningsih Kenapa Tak Lolos Cagub 

Jusuf Kalla: TNI Terlalu Lama Tak Berkegiatan 

Dukungan Polri di Bawah Kemendagri Meluas

Sosiolog: Carikan TNI Pendapatan Tambahan 

Duit Suap Djoko untuk DPR Diberikan di Parkiran 

3 Nama yang Layak Gantikan Anas Urbaningrum

Ini Cara Densus Kejar Buron di Poso 

Prakosa Tak Tahu Mengapa Dicopot dari Ketua BK DPR

Teroris Dalang Video Kekerasan Densus? 

Kongres Luar Biasa Demokrat Sebelum 9 April 2013

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...