Setuju Level PPKM Naik Saat Libur Nataru, Pakar IDI: Jangan Sampai Krisis Lagi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Zubairi Djoerban merasa peningkatan level PPKM diperlukan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini merupakan sebuah upaya agar Indonesia tidak masuk dalam krisis COVID-19 lagi.

"Saya tidak setuju jika peningkatan PPKM tidak diperlukan. Apalagi atas alasan herd immunity yang sudah terbentuk," kata pria yang karib disapa Prof Beri itu.

Ia memberi contoh beberapa negara seperti Singapura, Amerika Serikat, dan Inggris. Negara-negara tersebut secara teori sudah mencapai herd immunity tapi tetap mengalami kenaikan kasus Corona.

"Mereka sudah capai herd immunity? Secara teoritis sudah. Tapi nyatanya jumlah kasus baru mereka itu masih tinggi banget," kata Prof Beri dalam akun Twitter @ProfesorZubairi.

Peningkatan PPKM menjadi level 3 saa Nataru di tengah kondisi yang baik seperti positivity rate rendah, jumlah kasus baru juga sedikit, dan angka kematian rendah merupakan upaya pencegahan.

Hal ini dilakukan agar menghindarkan Indonesia dari krisis COVID-19 seperti pertengahan tahun ini.

"Jangan sampai kita masuk krisis lagi," katanya.

Kepada masyarakat, Prof Beri berharap mengikuti aturan PPKM level 3 dengan adanya pengetatan mobilitas.

"Mari kita bersimpati kepada orang-orang yang sekarat karena COVID-19--bahkan meninggal ketika itu, atau saat ini," kata Prof Beri.

Pendapat ini disampaikan Prof Beri menanggapi alasan epidemiolog Pandu Riono yang mengatakan bawha tidak perlu ada peningkatan PPKM di Bali.

PPKM Level 3 dari 24 Desember - 2 Januari

Pejalan kaki menanti waktu menyebrang di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (21/11/2021). Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19, pemerintah akan menerapkan kebijakan PPKM Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.(Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Pejalan kaki menanti waktu menyebrang di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (21/11/2021). Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19, pemerintah akan menerapkan kebijakan PPKM Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.(Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Pemerintah akan memberlakukan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Kebijakan ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dan mencegah gelombang baru COVID-19 di tengah momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Periode liburan panjang menjadi tantangan dalam pengendalian COVID-19 di Tanah Air karena berpotensi diikuti dengan peningkatan mobilitas dan kegiatan masyarakat. Hal ini bisa memicu kenaikan kasus.

Infografis Siap-Siap Pemberlakuan PPKM Level 3 Cegah Gelombang Ketiga Covid-19.

Infografis Siap-Siap Pemberlakuan PPKM Level 3 Cegah Gelombang Ketiga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Siap-Siap Pemberlakuan PPKM Level 3 Cegah Gelombang Ketiga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel