Shalat Idul Fitri di Jayapura berjalan khidmat

Pelaksanaan sholat Idul Fitri 1443 Hijriah oleh ribuan umat Muslim Jayapura di Masjid Al - Ittihad berjalan dengan lancar, aman dan khidmat.

Dari pantauan di lapangan, ribuan umat Islam telah memadai di Masjid al Ittihad sejak pukul 06:15 Waktu Indonesia Timur, Senin, dan mulai duduk berdasarkan posisi yang sudah di tetapkan panitia.

Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1443 H seharusnya dilakukan Lapangan Papua Trak Center (PTC), namun hujan telah mengguyur Kota Jayapura hingga pukul 06:30 WIT sehingga pelaksanaan di arahkan ke masjid masing-masing.

Salah satu pengurus panitia Ramadhan 1443 H Amir Tojeng di Jayapura, Selasa, mengatakan harusnya pelaksanaan di lapangan namun karena hujan jadi di arahkan ke masjid-masjid kompleks.

Baca juga: Khatib Sholat Idul Fitri ajak warga Sumbar jaga NKRI

Baca juga: Gubernur Khofifah beserta keluarga Shalat Idul Fitri di Al Akbar

"Karena kami sudah membayar, jadi dialihkan ke Shalat Idul Adha atau pelaksanaan Idul Fitri tahun depan. Hanya pembayaran tenda yang akan kami bicarakan," katanya .

Shalat Idul Fitri 1443 H di Masjid Al Ittihad dipimpin oleh Imam H, Arham bin H Ambo Rukka dengan khatib Ustad H Muhammad Asrul bin H, Ambo Rukka.

Ustad H,Muhammad Asrul bin H Ambo Rukka di Jayapura, Senin, mengatakan takbir di kumandangkan bukan hanya di Kota Jayapura, namun seluruh dunia.

"Sejak terbenamnya matahari, takbir, tahmid dan tahlil di kumandangkan sebagai tanda bulan Ramadhan telah usai," katanya.

Menurut Asrul, sebagai umat Islam harus saling memaafkan sehingga semua amalan yang dilakukan bisa di terima Allah SWT.

"Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT yang maha kuasa di hari kemenangan, mari satukan hati saling memaafkan," ujarnya.*

Baca juga: Idul Fitri momentum membangun spirit berbagi di tengah pandemi

Baca juga: Ribuan warga Shalat Idul Fitri di Masjid Raya Al Fatah Ambon

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel