Sharp bidik 1.000 oven canggih saat masyarakat gemar masak

Adi Lazuardi
·Bacaan 2 menit

PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) memperkenalkan oven canggih, modern, dan multifungsi untuk masyarakat urban kelas atas yang mulai gemar masak di tengah pandemi COVID-19.

Product Strategic for Home Appliances SEID di Jakarta, Rabu, mengungkapkan Nita Nurul Ayuningtyas, selama pandemi masyarakat cenderung menghindari keluar rumah, mengurangi makan di luar, kemudian memasak di rumah, mengkonsumsi produk kesehatan dan vitamin.

"Survei AC Nielsen menunjukkan 49 persen masyarakat Indonesia kelas atas lebih suka memasak di rumah selama pandemi," kata Nita Nurul. Bahkan lanjut dia, kecenderungannya terus meningkat.

Oleh karena itulah, Sharp Indonesia memperkenal oven canggih terbaru Helsio Superheated Stream Oven, yang dengan teknologi uap air mampu memiliki fungsi antara lain memanggang dan mengukus makanan hingga matang sempurna, hanya dengan konsumsi listrik 800 watt namun memiliki kapasitas besar hingga 31 liter.

"Targetnya memang masyarakat urban, pria maupun wanita dengan rentang usia 25-54 tahun yang gemar memasak, bergaya hidup sehat, dan pecinta makanan," ujar Nita Nurul.

Karena itu pula, lanjut dia, pemasaran Helsio Superheated Steam Oven yang mampu lemak dan kadar garam itu terbatas di kota besar seperti Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Medan.

"Kami menargetkan penjualan Helsio Superheated Steam Oven sebanyak 1.000 unit dalam setahun," kata General Manager National Sales SEID Andry Adi Utomo menambahkan.

Ia mengakui dengan harga Rp8 juta per unit, Helsio Superheated Steam Oven menyasar kalangan menengah atas yang suka memasak di rumah.

Kehadiran oven canggih yang mengusung tagline "healty, easy, and tasty" itu, kata dia, diharapkan juga mampu mendongkrak penjualan barang elektronik rumah tangta SEID yang tahun ini yang ditargetkan mencapai Rp11 triliun.

Namun Andry mengakui target penjualan SEID itu sulit tercapai karena pandemi. "Jadi target penjualan Rp11 triliun dilanjutkan tahun 2021," katanya.

Sementara itu Presdir SEID Shinji Teraoka menilai Indonesia tetap memiliki potensi pasar yang bagus bagi produk-produk Sharp, terbukti mampu menyumbang 5 persen dari penjualan Sharp Electronics secara global.

"COVID-19 ini kelihatannya masih berlanjut, jadi kami berinovasi dengan produk-produk baru," katanya.