Sheriff California katakan narapidana berusaha tulari diri dengan virus corona

Los Angeles (AP) - Dua kelompok narapidana di penjara Los Angeles berusaha membuat diri mereka sendiri tertular virus corona dengan berbagi air minum dan masker, dan dalam dua minggu, 30 tahanan dinyatakan positif, kata pihak berwenang pada Senin.

Sheriff Alex Villanueva pada konferensi pers menunjukkan video pengawasan dari dua unit asrama di North County Correctional Facility di Castaic.

Rekaman itu menangkap gerak-gerik para tahanan dalam satu unit sedang bergantian minum air panas dari wadah yang sama sementara sejumlah tahanan lain di unit kedua mengendusi sebuah masker.

Dua dari 30 narapidana, satu dari masing-masing unit, kemudian dibebaskan dari penjara sebagai bagian dari upaya departemen untuk mengurangi populasi tahanan di seluruh sistem penjara, menurut Bruce Chase, asisten sheriff departemen operasi penjagaan.

Villanueva mengatakan para tahanan menggunakan air panas untuk mencoba menaikkan suhu mereka sebelum seorang perawat melakukan pemeriksaan. Suhu tubuh yang meningkat adalah salah satu gejala virus corona.

Sheriff mengatakan para napi secara keliru percaya bahwa jika mereka terinfeksi, mereka akan dibebaskan.

"Ini mencemaskan dan mematahkan semangat," katanya.

Tak satu pun dari 30 narapidana membutuhkan perawatan kritis ketika mereka sakit, meskipun beberapa memiliki gejala sedang, kata Chase. Tidak ada tahanan di dalam sistem penjara di county tersebut -yang terbesar di AS- meninggal karena virus corona.

Penjara di seluruh negeri telah menjadi zona merah dalam pandemi. Sudah lebih dari 25.000 tahanan terinfeksi dan sekitar 350 meninggal di seluruh negeri, dari Rikers Island di New York City hingga di penjara-penjara federal, negara bagian, daerah di seluruh wilayah negeri, menurut penghitungan tak resmi yang dicatat oleh Proyek Data COVID-19 Behind Bars yang dijalankan oleh UCLA Law.

Di California, lima narapidana di penjara negara bagian di San Bernardino County meninggal karena komplikasi COVID-19 sementara wabah corona di lembaga pemasyarakatan federal di Pulau Terminal di San Pedro dan Lompoc dianggap sebagai di antara yang terburuk di negara itu.

Di Los Angeles County, North County Correctional Facility tidak memiliki satu pun kasus COVID-19 pada pertengahan April. Beberapa hari kemudian, sembilan narapidana ditandai berpotensi sakit, kata Chase.

Para deputi sedang meninjau video pengawasan untuk mencoba melihat apakah para narapidana menjaga jarak fisik dan menggunakan masker lalu “coba lihat, kami tertegun melihat rekaman yang sangat meresahkan bagi kami,” kata Chase.

Video pertengahan April itu menunjukkan sekelompok tahanan sedang mengedarkan sebuah masker dan mengendusinya. Ketika pihak berwenang sedang menyelidiki insiden itu, mereka menemukan kasus kedua, yaitu para tahanan minum air dari wadah yang sama pada akhir April.

Dalam dua minggu, 21 narapidana, dalam kasus wadah air minum COVID-19 serta sembilan tahanan dalam kasus pengendusan masker, sakit, kata Chase.

Ia mengatakan tidak ada bukti bahwa masker atau wadah air itu berasal dari seorang napi yang terinfeksi, dan para tahanan mungkin baru saja mencoba menyebarkan virus kalau mereka mengidapnya. Tidak ada narapidana yang mengaku merencanakannya.

Chase mengatakan para deputinya perlu lebih mendidik para tahanan tentang virus dan soal betapa parah tindakan mereka itu.

"Kami bertanggung jawab atas perawatan mereka," kata Chase. "Itu termasuk melindungi mereka dari diri mereka sendiri."

Departemen sheriff telah mengeluarkan lebih dari 5.000 narapidana selama pandemi untuk memungkinkan penjagaan jarak fisik diperketat serta untuk mengurangi penyebaran virus.

Departemen tersebut telah membebaskan tahanan dengan menggunakan beberapa kualifikasi, termasuk jika mereka berada dalam 60 hari menjelang pembebasan. Narapidana yang hasil uji virusnya positif dapat dilepaskan; total enam narapidana dari North County Correctional Facility telah dibebaskan.

Narapidana yang menunggu hasil tes COVID-19 ditahan di bangsal rumah sakit penjara di pusat kota atau dirawat di rumah sakit daerah jika gejalanya lebih parah.

Bagi kebanyakan orang, virus corona menyebabkan gejala ringan atau sedang, seperti demam dan batuk yang hilang dalam dua hingga tiga minggu. Namun untuk beberapa kalangan, terutama orang dewasa yang lebih tua dan orang-orang sebelumnya punya masalah kesehatan, virus itu dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah, termasuk pneumonia dan kematian. Sebagian besar orang pulih.