Shin Tae-yong: Bulutangkis Olahraga Paling Berprestasi di Indonesia, tapi Sepak Bola Lebih Populer di Masyarakat

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengakui bahwa bulutangkis adalah olahraga paling berprestasi di Indonesia mengalahkan sepak bola.

Namun, pria asal Korea Selatan itu berpendapat bahwa sepak bola tetap menjadi olahraga terpopuler di Indonesia mengungguli bulutangkis.

"Kalau saya lihat, bulutangkis adalah olahraga yang paling berprestasi di Indonesia," kata Shin Tae-yong dalam wawancaranya dengan Myeongjangdeul yang diterjemahkan channel YouTube BAL.

"Namun, sepak bola lebih familiar di masyarakat Indonesia," jelas pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 tersebut.

Penilaian Shin Tae-yong tidak salah. Sebab, bulutangkis rutin mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Terakhir, pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mempersembahkan medali emas Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

Bagaimana dengan sepak bola? Jangkan di pentas dunia, Timnas Indonesia saja masih susah bersaing di pergaulan Asia Tenggara (ASEAN). Terbaru, tim berjuluk Skuad Garuda itu hanya mampu menjadi runner-up Piala AFF 2020 setelah kalah dari Thailand.

Namun, mau bagaimana pun prestasinya, kompetisi sepak bola Indonesia tetap mampu mengundang belasan hingga puluhan ribu penonton ke stadion sebelum era pandemi COVID-19.

"Jumlah penonton rata-rata 20-30 ribu orang dalam setiap pertandingan. Stadion selalu penuh dan itu bagus," papar Shin Tae-yong.

Infrastruktur Belum Memadai

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbincang dengan Evan Dimas saat sesi latihan jelang Piala AFF di Lapangan B Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbincang dengan Evan Dimas saat sesi latihan jelang Piala AFF di Lapangan B Senayan, Jakarta, Selasa (9/11/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Shin Tae-yong juga menyinggung infrastruktur sepak bola di Korea Selatan dan di Indonesia. Di kampung halamannya, sarana dan pra-sarana sepak bola terbilang lengkap.

"Di Korea Selatan, karena pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia, infrastruktur dibangun dengan sangat baik, Sedankgan Indonesia masih lemah dari segi infrastruktur," tutur Shin Tae-yong.

"Piala Dunia U-20 2021 rencananya digelar di Indonesia dan segalanya sudah dipersiapkan dengan baik, namun ditunda hingga 2023."

"Jadi, bukan tidak mungkin nanti infrastruktur dan sistemnya jadi lebih baik. Saya berharap seperti itu," papar arsitek berusia 51 tahun itu.

Persiapan FIFA Matchday

Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).
Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. (AFP/Roslan RAHMAN).

Saat ini, Shin Tae-yong sedang bersiap memoles Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday. Nakhoda kelahiran 11 Oktober 1970 itu berencana untuk mengumpulkan para pemain dalam waktu dekat.

Timnas Indonesia direncanakan akan melawan Bangladesh dan Brunei Darussalam dalam periode FIFA Matchday pada 24 Januari-1 Februari 2022.

"Untuk FIFA Matchday nanti, kami sedang berkomunikasi dengan Bangladesh karena mereka mau ke sini. Mereka minta dua kali bermain. Jadi, kalau Bangladesh minta dua kali uji coba, Brunei Darussalam tidak jadi. Sebab aturannya, FIFA Matchday hanya dua kali bertanding," ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Sumber: Myeongjangdeul dan YouTube BAL

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel