Shin Tae-yong Kesulitan Panggil Pemain di Luar Negeri untuk TC

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku kesulitan memanggil pemain Tanah Air yang bermain di luar negeri untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) persiapan SEA Games 2021 pada Februari 2021.

Di kanal Youtube PSSI TV di Jakarta, Rabu 10 Februari 2021, Shin Tae-yong mengungkapkan salah satu alasannya adalah TC persiapan SEA Games 2021 tidak masuk dalam periode pertandingan resmi FIFA.

Selain itu, Shin menyebut bahwa agak rumit bagi pemain Indonesia di luar negeri untuk kembali ke negaranya karena situasi pandemi COVID-19.

"Banyak tantangan untuk melakukan perjalanan pada masa pandemi. Klub mereka pasti juga tidak akan memberikan izin," ujar juru taktik asal Korea Selatan tersebut.

Menurut Shin, itulah yang menjadi alasan mengapa seluruh pemain yang dipanggil TC SEA Games 2021 pada 8-28 Februari 2021 berasal dari Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

Momen itu pun dimanfaatkan Shin untuk melihat performa para pesepak bola nasional yang berkarier di Tanah Air. "Kami mau fokus melihat kualitas pemain dari liga domestik," kata Shin.

Ada beberapa pemain Indonesia di luar negeri yang sejatinya dapat mengikuti TC SEA Games 2021 seperti Egy Maulana (Lechia Gdansk, Polandia), Witan Sulaeman (Radnik Surdulica, Serbia), Elkan Baggott (Ipswich Town, Inggris), Amiruddin Bagas (FC Utrecht, Belanda) dan Khairul Imam Zakiri (seleksi di CP Villarrobledo, Spanyol).

Shin Tae-yong sendiri memanggil 36 pemain untuk TC persiapan SEA Games 2021 di Jakarta pada 8-28 Februari 2021.

Namun, dalam prosesnya, dua pemain yaitu Saddam Gaffar dan Firza Andika tidak dapat bergabung karena harus menjalani tes masuk TNI Angkatan Udara. Posisi Saddam pun digantikan oleh Kahar Kalu Muzakkar.

SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung pada November-Desember 2021 mendatang di Vietnam. PSSI menargetkan medali emas dari ajang ini demi mengulangi prestasi serupa yang terakhir kali diraih pada tahun 1991.

Berdasarkan regulasi SEA Games tahun 2019, setiap tim cabang olahraga sepak bola putra wajib diperkuat pemain berusia maksimal 22 tahun (U-22) dan sebanyak-banyaknya dua pemain senior yang berumur di atas 22 tahun. (Ant)