Shin Tae-yong Panggil Irfan Samaling Kuming ke Timnas Indonesia untuk Hadapi Chinese Taipei, Siapa Tuh?

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memanggil Irfan Samaling Kuming untuk babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023. Siapa dia?

PSSI menuliskan Irfan Samaling Kuming sebagai pemain yang berasal dari PSS Sleman.

Namanya terdengar asing di telinga pecinta sepak bola nasional. Usut punya usut, Irfan Samaling Kuming adalah nama lain dari Irfan Jaya.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi menjelaskan bahwa Irfan Samaling Kuming adalah nama bugis dari Irfan Jaya.

Irfan Jaya lahir di Kabupaten Bantang, Sulawesi Selatan dari pasangan H. Samaling dan Hj. Saha.

Suku Bugis adalah komunitas adat terbesar di Sulawesi Selatan, tanah kelahiran dari mantan winger Persebaya Surabaya tersebut.

"Betul. Irfan Samaling Kuming adalah Irfan Jaya. Irfan Samaling Kuming adalah nama bugisnya," kata Yunus Nusi kepada Bola.com, Rabu (29/9/2021).

Nama Irfan Samaling Kuming pernah dipakai oleh Irfan Jaya ketika bermain untuk Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia pada 2019, namun kala itu nama yang tertera adalah Irfan Samaling Kumi.

Irfan Jaya Bangga

Gelandang Timnas Indonesia, Irfan Jaya, berusaha mengejar bola saat melawan Hongkong pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jakarta, Selasa (16/10). Kedua negara bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Gelandang Timnas Indonesia, Irfan Jaya, berusaha mengejar bola saat melawan Hongkong pada laga persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Jakarta, Selasa (16/10). Kedua negara bermain imbang 1-1. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Irfan Jaya mulai rutin dipanggil Shin Tae-yong. Sebelumnya, pemain berusia 25 tahun itu juga dipercaya mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia pada 19-30 September 2021.

Di BRI Liga 1, Irfan Jaya bermain tokcer di sisi sayap dan telah menyumbangkan dua assists bagi PSS.

"Alhamdulillah, saya mendapatkan kesempatan kembali dipanggil ke Timnas Indonesia. Tentu saya akan berusaha dan bekerja keras untuk memberikan penampilan yang maksimal," imbuh Irfan Jaya dinukil dari laman PSSI.

Shin Tae-yong memanggil 30 pemain untuk persiapan melawan Chinese Taipei dalam Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 pada 7 dan 11 Oktober 2021.

Irfan Jaya berpeluang besar untuk membela Timnas Indonesia jika dapat lolos ke skuad akhir Shin Tae-yong yang biasanya berjumlah 23-25 pemain.

30 Pemain Timnas Indonesia untuk Melawan Chinese Taipei

Setelah peluit tanda mulainya pertandingan berbunyi, Timnas Indonesia tampil dengan cukup berani bermain terbuka. Kubu sebaliknya, Timnas Thailand tampil dengan lebih efektif memainkan sekema serangan balik. (Foto: Dok. PSSI)
Setelah peluit tanda mulainya pertandingan berbunyi, Timnas Indonesia tampil dengan cukup berani bermain terbuka. Kubu sebaliknya, Timnas Thailand tampil dengan lebih efektif memainkan sekema serangan balik. (Foto: Dok. PSSI)

Kiper

  • 1. Nadeo Argawinata (Bali United)

  • 2. Muhammad Riyandi (Barito Putera)

  • 3. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya)

Bek

  • 4. Asnawi Mangkualam (Ansan Greeners)

  • 5. Johan Farizi (Arema FC)

  • 6. Miftah Anwar Sani (Barito Putera)

  • 7. Muhammad Firli (Barito Putera)

  • 8. Rifad Marasabessy (Borneo FC)

  • 9. Fachruddin Aryanto (Madura United)

  • 10. Ryuji Utomo (Penang FC)

  • 11. Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya)

  • 12. Victor Igbonefo (Persib Bandung)

  • 13. Vava Mario Yagalo (Persik Kediri)

  • 14. Pratama Arhan (PSIS Semarang)

Gelandang

  • 15. Kadek Agung (Bali United)

  • 16. Adam Alis (Bhayangkara FC)

  • 17. Evan Dimas (Bhayangkara FC)

  • 18. Witan Sulaeman (Lechia Gdansk)

  • 19. Egy Maulana Vikri (FK Senica)

  • 20. Syahrian Abimanyu (Johor Darul Ta'zim)

  • 21. Ricky Kambuaya (Persebaya Surabaya)

  • 22. Ahmad Agung (Persik Kediri)

  • 23. Irfan Jaya (PSS Sleman)

  • 24. Saddil Ramdani (Sabah FC)

  • 25. Gunansar Mandowen (Persipura Jayapura)

  • 26. Ramai Rumakiek (Persipura Jayapura)

Penyerang

  • 27. Dedik Setiawan (Arema FC)

  • 28. Kushedya Yudo (Arema FC)

  • 29. Taufik Hidayat (Persija Jakarta)

  • 30. Hanis Saghara (Persikabo 1973)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel