Shopee Indonesia soal PHK: Kami Punya Performa Baik!

Merdeka.com - Merdeka.com - Handhika Jahja, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia akhirnya buka suara terkait kabar rencana PHK karyawan di beberapa pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia, Thailand, dan Vietnam. Menurutnya, langkah penyesuaian yang diambil pada segmen dan pasar tertentu, dipastikan tidak melibatkan Shopee Indonesia.

"Kami terus menunjukkan performa yang baik dan Indonesia tetap menjadi pasar prioritas di mana kami terus mengembangkan bisnis kami untuk membantu lebih banyak UMKM dan pengguna di Indonesia merasakan manfaat pertumbuhan ekonomi digital," ujar Handhika dalam keterangan persnya, Rabu (15/6).

Di Indonesia, kata Handhika, Shopee mempekerjakan lebih dari 20.000 karyawan dalam berbagai lini bisnis seperti Shopee, ShopeePay, dan ShopeeFood dan lebih dari 50 persen bergabung sejak dimulainya pandemi COVID-19.

"Kami juga terus merekrut talenta-talenta terbaik untuk mengembangkan tim kami," ungkap dia.

Bahkan, hingga saat ini Shopee Indonesia masih aktif merekrut talenta-talenta digital, melalui program Sea Labs Indonesia yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Maret 2022 lalu yang akan membangun tim yang terdiri dari 1.000 talenta digital Indonesia terutama engineer dan product manager, yang akan siap untuk berkontribusi melalui teknologi.

Berdasarkan data dari RevoU 2022 yang dikutip dari Katadata (14/6), Shopee memiliki jumlah rekruitmen karyawan paling banyak di antara Grab, Lazada, dan Zalora. Sebanyak 17.326 karyawan baru Shopee per Mei 2022. Sementara Grab, Lazada, dan Zalora karyawan tak mencapai 5.000 karyawan baru.

Sebelumnya, Sea Group, perusahaan induk Shopee disebut-sebut akan melakukan pemutusan hubungan kerja. Hal ini dilakukan guna merasionalisasikan bisnis e-commerce yang digelutinya. Kabar yang ditulis DealStreetAsia, Selasa (14/6) menyebutkan rencana ini akan memengaruhi besar jumlah karyawan di beberapa pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Menurut sumber anonim yang dilaporkan DealStreetAsia menyebutkan pihak perusahaan sudah mengirim email kepada karyawan yang terkena PHK. Terdapat dua layanan yang diperkirakan kena dampaknya, yakni ShopeePay dan ShopeeFood. Sayangnya, informasi mengenai persentase PHK dan jumlah karyawan yang terkena dampak belum disebutkan. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel