Shopee Liga 1 2020 Belum Jelas, Pemain Asing Persebaya Digoda Klub Timur Tengah

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Surabaya - Pemain asing Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid, menjadi target klub Timur Tengah setelah kelanjutan Shopee Liga 1 2020 belum jelas. Mahmoud Eid mengaku ada beberapa tim yang berusaha menggodanya.

Menurut pemain berpaspor Palestina itu, beberapa di antara mereka menanyakan statusnya setelah kompetisi Shopee Liga 1 2020 di Indonesia masih terhenti. Pertanyaan itu datang baru-baru ini.

"Saya mendapatkan beberapa penawaran dua pekan lalu dari Timur Tengah," ujar Mahmoud Eid kepada Bola.net.

Namun, Mahmoud enggan menjelaskan secara detail mengenai klub yang tertarik untuk mendatangkannya. Namun, pemain yang lahir di Swedia itu mengaku akan tetap bertahan di Persebaya Surabaya.

"Ada banyak pertanyaan mengenai situasi saya dan apakah saya bebas untuk pergi. Namun, fokus saya tetap di Persebaya," tegasnya.

Mahmoud Eid memang tidak asing dengan sepak bola Timur Tengah. Pemain asing Persebaya Surabaya itu tercatat sebagai pemain Timnas Palestina dan menjalani debutnya bersama The Knights sejak 6 November 2014.

Setia Bersama Persebaya

Gelandang Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid. (Bola.com/Aditya Wany)
Gelandang Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid. (Bola.com/Aditya Wany)

Mahmoud Eid memilih tetap setia bersama Persebaya Surabaya karena dia sudah jatuh cinta, terutama dengan pendukung timnya, Bonek. Dia juga punya cita-cita yang ingin dicapai bersama Green Force.

"Saat saya datang ke persebaya, klub dan suporter menyambut saya dengan tangan terbuka. Saya berkembang di kota, klub, dan mencintai para penggemar," lanjut Mahmoud.

Bersama Persebaya, Mahmoud merasa jauh lebih baik daripada ketika datang pertama kali ke Surabaya. Dia pun merasa masih perlu berbuat banyak untuk klub.

"Jadi, saya memiliki banyak hal yang tersisa untuk diberikan, dan tujuan yang ingin saya capai bersama klub, karena itu kesetiaan saya kepada klub," tandasnya.

Sumber: Bola.net

Disadur dari: Bola.net (Mustopa El Abdy/Gia Yuda Pradana, published 27/10/2020)

Video