Shopee Liga 1: Bek Persela Desak PSSI Beri Kepastian soal Kompetisi, Tak Mau di-PHP Lagi

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta Bek Persela Lamongan, Birrul Walidain, mengatakan para pelaku sepak bola Indonesia butuh kepastian terkait kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Dia berharap PSSI segera memberi keputusan yang pasti.

Namun, pemain kelahiran Lamongan ini berharap keputusan yang diambil oleh federasi sudah final. Dengan demikian, pemain, pelatih, dan klub tidak diberikan harapan palsu seperti sebelumnya.

”Jangan kayak yang berlalu. Semua tim sudah siap tempur, tapi kurang satu masalah, yaitu soal izin ke kepolisian, jadi kita ditunda lagi,” kata Birrul Walidain, Sabtu (25/10/2020).

”Saya sih berharap, kalau semua sudah pasti iya, baru menentukan kapan digelar lagi,” imbuh jebolan Sekolah Sepak Bola (SSB) HW Babat tersebut.

PSSI sebenarnya menawarkan tiga opsi terkait kelanjutan kompetisi, yakni pada November atau Desember, serta Januari dengan syarat dibagi dua wilayah.

Terkait hal tersebut, Birrul berharap agar federasi bisa menentukan yang terbaik. Itu pun dengan catatan tidak ada lagi penundaan demi penundaan. ”Diambil yang simpel dan yang terbaik untuk kedepannya,” tandas bek Persela Lamongan berusia 24 tahun tersebut.

Para Pemain Memutar Otak Keras

Persela Lamongan Logo (Bola.com/Adreanus Titus)
Persela Lamongan Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Para pemain profesional di Shopee Liga 1, harus memutar otak lebih keras lagi agar keuangan keluarganya tetap aman pada masa-masa tak menentu seperti ini. Jika kompetisi tak bergulir, mereka akan kehilangan sebagain besar pendapatan.

Saat kompetisi dihentikan pada Maret, pemain mendapatkan gaji 25 persen dari nilai kontrak awal. Gaji 25 persen itu mereka terima hingga bulan Juni. Dari bulan Juli hingga saat ini, para pemain tersebut mendapatkan gaji 50 persen.

Tapi, mengingat kompetisi belum ada kejelasan, karena belum mendapat izin penyelengaraan, para pemain harus siap-siap kehilangan gaji karena ketiadaan kompetisi.

Situasi itu menuntut pemain untuk mencari usaha sampingan agar dapur keluarga mereka tetap mengebul. Seperti yang dilakukan Gelandang Persela Lamongan, Rian Wiradinata, yang saat ini sedang menyiapkan pembukaan cafe di kota kelahirannya, Palu.

"Saya sama istri sedang merintis usaha sebuah cafe. Lebih tepatnya saya membantu istri saja karena ada waktu kosong. Saya dan istri membuka usaha cafe, jualan minuman segar, jus, kopi, dan makanan-makanan ringan seperti roti bakar, nasi goreng, dan kue-kue juga," kata Rian Wiradinata kepada Bola.com, Rabu (21/10/2020).

Disadur dari: Bola.net (Penulis Mustopa El Abdy/Editor Gia Yuda Pradana, published 25/10/2020)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini