Shopee Liga 1 Berlanjut Awal 2021, PSS Menunggu 2 Poin Penting dari PSSI

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Sleman - Seluruh klub terpaksa harus menerima keputusan PSSI mengenai pelaksanaan kompetisi Shopee Liga 1 yang tidak akan lagi digelar pada 2020 ini. Dalam rapat Exco PSSI disebutkan bahwa seluruh aktivitas sepak bola nasional ditunda menjadi awal 2021.

Belum meredanya pandemi COVID-19, serta menjelang agenda nasional, yaitu Pilkada serentak dan kegiatan lain pada akhir tahun, menjadi pertimbangan Shopee Liga 1 belum dapat digelar.

Wacana melanjutkan kompetisi atau ada format kompetisi yang baru, hanya bisa dilakukan pada awal tahun depan. Kemungkinan sekitar Januari atau Februari.

Banyak pihak terutama pengurus klub dengan setia menanti aksi selanjutnya yang dilakukan PSSI setelah menunda kompetisi. Direktur Utama PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, mengaku telah mempelajari hasil keputusan rapat Exco PSSI mengenai status kompetisi.

"Kami sudah menerima surat dari PSSI mengenai hasil rapat Exco kemarin. Poin pertama mengenai penundaan sementara kompetisi menjadi 2021. Poin kedua adalah segera terbitnya SK berkaitan hak dan kewajiban pemain tentang situasi yang sedang terjadi," ujar Marco Gracia, Selasa (3/11/2020).

"Kemudian yang terakhir bahwa PT LIB akan menyampaikan mekanisme lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 nantinya seperti apa," lanjut Direktur PSS Sleman itu.

Dua Poin Jadi Pedoman PSS untuk Melangkah

PSS Sleman logo.
PSS Sleman logo.

Dua dari tiga poin yang disampaikan tersebut menjadi pedoman PSS Sleman mengenai bagaimana akan melangkah.

PSS Sleman masih memiliki kontrak dengan para pemain dan sponsor, tapi di sisi lain tidak ada aktivitas pertandingan sepak bola hingga tim sudah diliburkan sejak 25 Oktober lalu.

"Kami memang menunggu, khususnya poin kedua dan ketiga, bahwa SK dari PSSI seperti apa. Melihat kebijakan sebelumnya yang pernah dilakukan, bagaimanapun ada kontrak klub dengan pemain adalah kewajiban dan hak masing-masing pihak," jelasnya.

Video