Shopee Liga 1: Jacksen F. Tiago Minta Pemain Persipura Tetap Profesional Sampai Kontrak Berakhir

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jayapura - Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, meminta para pemainnya untuk tetap menghormati kontrak yang sudah disepakati pada awal musim ini. Selama masih terikat kontrak dengan Persipura, Jacksen berharap para pemain tetap profesional.

Penundaan Shopee Liga 1 2020 hingga awal 2021 menimbulkan masalah baru di Persipura Jayapura. Klub asal Papua itu dihadapkan pada kemungkinan ditinggal pemain dalam waktu dekat.

Menurut Jacksen, mayoritas pemain Persipura memiliki kontrak sampai Desember 2020 dan Januari 2021. Hal inilah yang membuat manajemen klub harus segera menentukan nasib para pemain dengan cara menambah durasi kontrak atau melepasnya.

"Kontrak semua pemain Persipura kalau tidak salah berakhir pada pengujung Desember hingga akhir Januari 2021. Jadi, selama kontrak mereka masih berjalan, semuanya wajib menjalankan sesuai kesepakatan awal dengan klub," kata Jacksen F. Tiago.

Persipura menjadi satu di antara beberapa klub yang belum meliburkan para pemainnya. Klub berjulukan Mutiara Hitam itu masih eksis dengan menggelar sesi latihan mandiri secara virtual.

"Kami menjalani latihan virtual sesuai program selama Shopee Liga 1 2020 ditunda karena pandemi. Semua pemain Persipura Jayapura wajib menjalaninya dari tempat masing-masing," tegas Jacksen F. Tiago.

Bermain Tarkam

Pelatih Persipura, Jacksen Tiago memimpin latihan dengan menggunakan masker. (Iwan Setiawan/Bola.com)
Pelatih Persipura, Jacksen Tiago memimpin latihan dengan menggunakan masker. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Pelatih Jacksen F. Tiago buka suara mengenai peluang adanya pemain Persipura Jayapura yang bermain pada pertandingan di luar klub alias tarkam. Menurut Jacksen, pemain harus kembali membaca kontrak sebelum memutuskan untuk bermain padapertandingan seperti itu.

"Bisa atau tidak, semua peraturan terletak pada klausul kontrak masing-masing," ucap Jacksen.

Mayoritas klub Shopee Liga 1 2020 tidak memberikan izin kepada pemainnya untuk mencari penghasilan lain melalui pertandingan tarkam. Namun, ada juga klub yang tak bisa menahan pemainnya untuk ikut dalam kegiatan seperti itu.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini