Shopee Liga 1: Karier Nyaris Tamat karena Cedera Parah, Bek Persija Terinspirasi Alessandro Del Piero

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Maman Abdurrahman bak hidup kembali di Persija Jakarta. Pada 2014, kariernya sempat dicap habis setelah mengalami cedera parah.

Maman menderita cedera lutut ketika membela Sriwijaya FC. Bek berusia 38 tahun ini butuh waktu hampir satu tahun untuk memulihkan cederanya.

Sempat kesusahan mendapatkan tim, Maman ditampung oleh Persita Tangerang pada 2015 yang ketika itu ditangani oleh Bambang Nurdiansyah.

Banur, panggilan Bambang, juga membawa Maman ketika ia melatih Persija Jakarta di Piala Jenderal Sudirman 2015. Nama mantan pemain Timnas Indonesia ini kembali harum di tim ibu kota.

Kalimat dari legenda Juventus, Alessandro Del Piero, begitu menginspirasi Maman untuk bangkit setelah dihantam cedera parah yang hampir menamatkan kariernya.

"Sekali lagi, jangan pernah menyerah dan tetap menghadapi masalah dengan semangat. Saya ingat betul pernyataan Del Piero itu. Dia bilang, pemain besar adalah mereka yang bisa keluar dari masa sulit," ucap Maman dinukil dari laman Persija Jakarta.

Lima Tahun dan Terus Berlangsung

Bek Persija Jakarta, Maman Abdurrahman (jingga), berupaya menyapu bola agar tidak diraih oleh pemain Persela Lamongan, Rafinha, dalam laga pekan kelima Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019). (Bola.com/Aditya Wany)
Bek Persija Jakarta, Maman Abdurrahman (jingga), berupaya menyapu bola agar tidak diraih oleh pemain Persela Lamongan, Rafinha, dalam laga pekan kelima Shopee Liga 1 2019 di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu (22/6/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Ketika bergabung dengan Persija Jakarta, usia Maman telah menginjak 33 tahun. Banyak pihak yang berpikir bahwa ia hanya akan numpang singgah di tim berjulukan Macan Kemayoran ini.

Maman membuktikan bahwa prediksi itu salah. Lima tahun berselang, pemain terbaik Liga Indonesia 2006 itu masih eksis bersama Persija Jakarta.

Bahkan, pada 2018, Maman berhasil membawa Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018 sebagai pemain inti.

"Alhamdulillah itu semua terlewati dan bisa di Persija Jakarta sampai sekarang. Beberapa tahun terakhir pun saya selalu menjadi pilihan utama dan juga bisa membawa tim ini menjuarai Liga 1," imbuh Maman.

Video