Shutdown Amerika, Kawasan Wisata Ini Tetap Buka

TEMPO.CO, Washington - Kebuntuan pembicaraan anggaran di AS berujung ditutupnya layanan pemerintah federal AS mulai 1 Oktober 2013. Undang-undang perlindungan kesehatan yang diluncurkan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama atau kerap disebut 'Obamacare', membuat pembicaraan Kongres - Senat AS soal anggaran menemui jalan buntu. Akibatnya, banyak fasilitas negara, layanan umum, termasuk obyek wisata, terpaksa ditutup.

Menurut situs Business Insider, ada beberapa kawasan wisata tetap buka. Berikut daftar yang mereka rilis pada Selasa (1/10);

1. Bureau of Engraving and Printing

Lembaga ini merupakan Peruri-nya AS. Mereka menawarkan tur wisata untuk melihat proses percetakan uang mulai dari kertas kosong sampai jadi uang dalam dompet. Turnya gratis. Mereka bisa tetap buka karena tak tergantung dengan anggaran dari Kongres.

2. Museum Phillips Collection

Ini adalah museum seni modern pertama di AS. Mereka memajang seni-seni modern buat publik. Rencananya mereka juga akan memamerkan koleksi lukisan Vincent van Gogh di Washington pekan depan. Museum ini bisa tetap buka karena museum pribadi. Untuk masuk, perlu ongkos $12.

3. The Corcoran Gallery of Art

Ini museum seni non-pemerintah yang paling signifikan di Washington DC .

Mereka diakui secara internasional dengan koleksi seni modern Amerika bersejarah, mulai dari seni kontemporer, fotografi, lukisan Eropa, patung dan seni dekoratif . Museum ini tetap buka karena itu bukan bagian dari pemerintah. Untuk masuk, perlu bayar $10.

4. National Building Museum

Museum ini merupakan lembaga kebudayaan yang ditujukan mengoleksi tentang sejarah bangunan dan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Selama pemerintah AS shutdown, museum ini mengratiskan biaya masuk bagi pegawai pemerintah. Tiket umum harganya $8. Museum ini memang disewa negara atas biaya yang sedang dibahas oleh Kongres. Namun sebenarnya ini punya swasta dan nirlaba.

5. Gedung Eccles

Inilah markas The Federal Reserve Board alias bank sentral AS.

The Fed menyediakan tur kelompok bagi mahasiswa dan umum dengan kepentingan penelitian di Federal Reserve. Untuk tur, pengunjung tak dipungut biaya. The Fed bisa tetap membuka kantornya karena memiliki anggaran sendiri tak tergantung oleh persetujuan Kongres.

6. Newseum

Inilah museum khusus media. Mereka memiliki koleksi sejarah media sepanjang lima abad hingga perkembangan terakhir. Untuk masuk, dikenakan biaya $22. Maklum ini museum swasta, walau bukan profit.

7. Theatre Ford

Inilah tempat di mana Presiden Abraham Lincoln dibunuh. Gedung pertunjukkan ini milik swasta. Pengoperasian teater ini dilakukan bersama dengan National Park Service. Namun, selama shutdown, program milik NPS ditangguhkan. Pengunjung tetap bisa mengunjunginya pada siang hari.

8. Arlington National Cemetery

Inilah taman makam pahlawannya AS. Kawasan seluas 252 hektar ini awalnya bekas perkebunan milik Jenderal Konfederasi Robert Lee. Di kawasan ini terdapat makam para pahlawan tak dikenal, veteran AS dan keluarganya. Ada juga rumah bekas Jenderal Lee alias Arlington House. Sesuai dengan perintah Obama, fasilitas militer tetap buka selama shutdown, termasuk makam ini. Pengunjung tak dipungut biaya. Namun, selama shutdown, militer tak menyenggarakan tur.

NUR ROCHMI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.