Siantar-Simalungun Pusat Perdagangan Masa Depan

Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol Frian Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM, SIMALUNGUN - Melihat indeks pertumbuhan manusia di Kota Pematangsiantar menjadi potensi besar, sebagai faktor penentu bahwa dunia pendidikan di kota itu berkembang.

Selain menjadi kota pendidikan, juga akan menjadi kota perdagangan masa depan Sumut.
Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Sumut Rustam Effendy Nainggolan usai mengikuti kebaktian Bona Taon HKBP Distrik V Sumatera Timur di Jl Asahan Km 4, Kabupaten Simalungun, Rabu (16/1/2013).

"Kita sudah tahu itu sejak dahulu, kota ini menjadi tujuan para pedagang dari seluruh daerah di sekitarnya," kata Mantan Sekretaris Daerah Sumut ini.

Menurutnya, selama ini Kota Pematangsiantar dan wilayah Simalungun telah menjadi tujuan para saudagar. tidak diragukan lagi, ke depan kota ini akan menjadi harapan dunia perdagangan Sumut.
Hal itu juga ditandai dengan pembangunan kawasan industri Sei Mangke di daerah Pardagangan Simalungun.

Ini, menurut tokoh yang biasa di panggil RE Nainggolan ini, harus perhatian pemerintah daerah dan masyarakatnya sendiri. Karena dengan pengembangan daerah industri dikombinasikan dengan pengembangan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM).

Tentunya, mengangkat tema ekonomi kerakyatan, akan lebih menyentuh pengembangan sistem perekonomian warga. "Ini menjadi peluang besar, dan ke depan akan semakin didukung dengan indeks pertumbuhan manusia," ujarnya.

Selian menjadi pusat perdagangan, Pematangsiantar dan Simalungun juga akan menjadi kota pendidikan dan keimanan. "Kota Pematangsiantar menjadi urutan nomor dua indeks pertumbuhan manusia menunjukkan pendidikan di daerah ini baik. Didukung dengan pusat-pusat gereja yang ada di daerah ini," ujarnya. Dijelaskannya, keberadaan pusat gereja di daerah Siantar-Simalungun, akan memberikan kontribusi besar bagi dunia pendidikan.

Termasuk kehadiran Sekolah Tinggi Theologi (STT) HKBP Nommensen Pematangsiantar menjadi yang pertama kalinya ada di Sumut. Itu menandakan, daerah ini menjadi daerah yang suci.
"Pusat habadiaon do Siantar-Simalungun on," ujarnya menjelaskannya.

Pada kesempatan itu, Pdt Darwin Lumbantobing, Ketua STT HKBP Pematangsiantar, juga menyambut baik pernyataan RE Nainggolan. Dimana, selama ini wilayah ini mendapat banyak berkat dalam segala bentuk. "Jangan tanya berapa banyak berkat Tuhan, namun tanyalah sudah sejauh mana berkat itu kita manfaatkan. Setiap orang menerima berkat yang berbeda," ujarnya.

Potensi daerah ini, merupakan anugerah dari Tuhan yang harus disyukuri dan dimanfaatkan untuk pengembangan kehidupan ke depan. Tidak diinginkan berkat itu dibiarkan atau hanya dijaga-jaga dengan ketat tanpa dikembangkan.

Wakil Ketua DPD Demokrat Simalungun, Pardomuan Simanjuntak juga menyampaikan adanya potensi tersebut. Ia mengamini hal itu menjadi hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki daerah ini ke depan. Pardomuan pada kesempatan itu menyumbangkan lagu untuk undangan kehormatan RE Nainggolan. Dua lagu tersebut dalam bahasa batak, "Poda" dan "Tangiang Ni Dainang".

"Melalui pengembangan tersebut, kita harapkan warga gereja akan memberikan dampak kepada daerah ini," ujar Pardomuan.

Baca juga:

  • Tahun Depan Pemerintah Bangun Pelabuhan Cilamaya
  • SKK Migas Kejar Target Lifting Migas Dengan 'Perantara' Tuhan
  • SKK Migas: 'Mohon Maaf, Tahun Ini Jadi Titik Nadir Lifting Migas'
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...