Siap Divaksin, Bupati Bogor: Tak Mungkin Negara Mencelakakan Rakyat

Bayu Nugraha, Muhammad AR (Bogor)
·Bacaan 2 menit

VIVABupati Bogor Ade Yasin siap menjadi relawan pertama yang disuntikkan vaksin di wilayah Kabupaten Bogor. Pernyataan itu untuk mengajak masyarakat agar mempercayai upaya pemerintah dalam menanggulangi penyebaran COVID-19.

"Iya, saya sih siap, tapi tergantung nanti hasil pemeriksaan dokter. Semua juga TNI-Polri, nakes juga begitu, mau divaksin diperiksa dulu, enggak langsung main suntik saja. Diperiksa, kalau kita sih siap aja, apalagi saya sudah pernah (COVID-19), enggak enaknya jadi positif COVID-19 itu. Pasti tidak mau lagi terkena," kata Ade saat meninjau Klinik Polres Bogor, Kamis, 7 Januari 2021.

Untuk itu, politikus PPP itu mengimbau agar masyarakat tidak ragu terhadap program vaksin oleh pemerintah.

"Imbauan kepada masyarakat bahwa vaksin itu aman. Tidak mungkin negara mencelakakan masyarakatnya kalau vaksin itu tidak aman, kan begitu. Jadi vaksin itu aman dan melindungi semua, jadi agar tidak gampang tertular ya disuntik vaksin," kata Ade.

Lanjut Ade, vaksin yang segera diterima di Bogor akan langsung didistribusikan melalui pusat pelayanan kesehatan seperti rumah sakit hingga klinik. TNI-Polri, nakes menjadi pasien tahap pertama penyutikan vaksin.

"(Vaksin ini baru datang ya apakah rumah sakit ini akan dilibatkan terhadap anggota?). Ini kan yang turun 10.185. Ini kita utamakan untuk nakes yang kita distribusikan melalui Puskesmas rumah sakit dan fasiyankes (fasilitas pelayanan kesehatan). Nah klinik ini masuk pelayanan kesehatan, dan ini sudah terdata untuk vaksin," katanya.

Ade belum mengetahui kapan vaksin tersebut tiba di wilayahnya. Namun, Satgas COVID-19 sudah menyiapkan data yang akan disuntikkan vaksin di tahap pertama ini.

"Rencana tanggal pastinya belum tahu antara Januari-Februari, tapi kita persiapkan datanya, sudah dipersiapkan. Persiapannya ketika kita hitung tahapan pertama kita salurkan nakes dulu, ketika ada kelebihannya untuk TNI-Polri dan orang-orang yang banyak interaksi dengan masyarakat. Termasuk guru, kalian (wartawan) juga dapat. Harus mau," katanya.

Pemkab Bogor mendapat jatah 10.185 vaksin Sinovac dari Pemprov Jawa Barat. Jumlah vaksin itu langsung didistribusikan ke 121 pusat pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Bogor. Ade mengatakan, distribusi akan dilakukan setelah vaksin tiba dengan menargetkan vaksinasi pada 14 Januari 2021 hingga 22 Januari 2021.

"Untuk gelombang pertama, yaitu tanggal 14 Januari sampai 22 Januari 2021," kata Ade Yasin.

Rencananya vaksin tersebut akan didistribusikan ke 121 pusat pelayanan kesehatan. Rinciannya adalah 101 puskesmas, 7 klinik, 4 rumah sakit umum daerah, 7 rumah sakit swasta, 2 rumah sakit instansi RSPG RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo dan Rumah Sakit Angkatan Udara ATS (Atang Sandjaja). Vaksin ini terlebih dahulu diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Baca juga: Heboh Jenazah COVID-19 RSUD Kota Bogor Tertukar, Ini Kronologinya