Siap Operasi, Pasukan TNI Kuda Putih Marinir Latih Menembak Jarak Jauh

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menembak merupakan salah satu keahlian yang wajib dimiliki oleh setiap prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kendati menembak adalah kemampuan yang wajib dimiliki oleh seluruh prajurit TNI, bukan berarti setiap prajurit TNI tidak perlu lagi mengasah kemampuannya dalam menembak.

Hal itu yang dilakukan oleh prajurit Batalyon Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri 1 Marinir (Yonkapa 1 Mar) yang bermarkas di Bumi Kesatrian Marinir Cilandak, Jakarta Selatan.

Prajurit tempur marinir TNI Angkatan Laut yang dijuluki pasukan Kuda Putih itu siang tadi melakukan latihan menembak dengan jarak yang lumayan cukup jauh, yaitu jarak 100 meter.

Latihan menembak itu dilakukan guna meningkatkan kemampuan pasukan pendarat marinir TNI Angkatan Laut yang memiliki tugas dalam operasi pendaratan.

Komandan Batalyon (Danyon) Kapa 1 Marinir, Mayor Nana Widiyanto, menyatakan, latihan menembak yang dilakukan oleh anak buahnya itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik menembak prajurit Yonkapa 1 Marinir.

Selain itu, lanjutnya, latihan menembak juga dilakukan dalam rangka menghadapi perlombaan baik di lingkup Pasmar 1 dan Korps Marinir.

"Serta yang paling penting latihan menembak ini adalah untuk mempersiapkan para prajurit menghadapi panggilan tugas operasi," kata Danyon Kapa 1 Marinir, Mayor (Mar) Nana Widiyanto dalam keterangan resminya, Kamis, 29 April 2021.

Danyon Kapa 1 Marinir menambahkan, dalam latihan siang tadi, prajurit Yonkapa 1 Marinir dituntut untuk menembak dari jarak 100 m menggunakan 3 sikap yaitu sikap tiarap, duduk dan berdiri, dimana sebelum pelaksanaan penilaian menembak, setiap prajurit melaksanakan tembakan percobaan untuk menentukan "Zero" senjata mereka masing-masing.

"Meskipun ini bulan puasa, laksanakan latihan menembak dengan sungguh-sungguh, karena berlatih yang keras dan terukur akan membuahkan hasil yang maksimal," ujarnya.

Baca: Jokowi Tunjuk 2 Petinggi TNI untuk Urus Keluarga 53 Awak KRI Nanggala