Siap-siap, Ada Bazaar Online Warnai Penghujung Tahun 2020

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVA – Ajang pemberdayaan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus digulirkan guna memupuk serta menyiapkan generasi tangguh dengan kemampuan berwirausaha yang tinggi. Seperti juga yang dilakukan oleh binaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dalam gelaran rangkaian Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM secara online hingga 11 Desember 2020.

Pelatihan yang digelar Sampoerna bersama Yayasan Ekspor Pengembangan Bali (BEDO) ini bertujuan mendukung upaya pemerintah dalam Pemulihan Ekonomi Nasional dengan terus meningkatkan daya saing UMKM yang merupakan kunci kemandirian ekonomi kerakyatan, utamanya di masa pandemi.

Dan setidaknya ada 30 pelaku UMKM yang terpilih untuk mengikuti lanjutan rangkaian Pelatihan dan Kejuaraan Festival #SampoernaUntukUMKM secara online hingga 11 Desember 2020.

Ketiga puluh wirausahawan dipilih dari total 150 peserta yang mengikuti pelatihan usaha digital secara komprehensif sejak pertengahan November 2020. Ke-30 peserta ini dipilih berdasarkan sejumlah kriteria, termasuk kualitas proposal usahanya yang baik dan komprehensif, serta kinerja yang baik dalam mengelola usahanya secara dalam jaringan (daring).

"Para peserta pelatihan telah memberikan yang terbaik dalam menyusun proposal usahanya," ujar Triyana.

Selanjutnya, para pelaku UMKM terpilih ini akan mengikuti pelatihan digital yang lebih intensif lagi. Mereka juga akan diberikan tantangan kreatif, membuat kerangka model bisnis, membuat rencana usaha, presentasi produk dan lainnya.

Siska Hasibuan, pelaku UMKM di bidang kuliner, mengaku bersyukur bahwa dirinya bisa lolos ke tahap 30 besar. Ia mengatakan, pelatihan bisnis yang diperoleh sejak 16 November telah membuka wawasannya, terutama dalam hal digitalisasi yang dirasa dapat sangat membantu.

Guna menyesuaikan bisnisnya dengan perubahan perilaku konsumen dari offline ke online. Ia mengaku mendapat ilmu bisnis baru yang praktis dan dapat diterapkan.

"Melalui pelatihan ini, saya tak cuma belajar memperbaiki usaha, tetapi juga kualitas dan rasa percaya diri," ujar Siska.

Pelatihan UMKM secara komprehensif ini dapat menjadi katalis bagi pemulihan ekonomi. Kedepannya, diharapkan ada lebih banyak lagi UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital.

Selanjutnya, para peserta akan mengikuti pelatihan hingga 11 Desember. Para panelis juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi akan melakukan seleksi secara ketat hingga 2 pemenang.

Pemenang ini akan diumumkan pada webinar dan virtual bazaar yang akan digelar oleh Sampoerna dan BEDO pada 16 Desember mendatang. Para pemenang akan memperoleh hadiah dan dukungan berupa pendampingan bisnis berkelanjutan, perluasan akses pasar, serta materi berupa voucher belanja, paket data internet, dan lainnya.

Pada acara puncak tanggal 15-16 Desember 2020 nanti, para pelaku UMKM binaan akan melakukan bazaar online. Mereka juga akan berpartisipasi dalam kegiatan bincang-bincang seputar bisnis dan UMKM. yang ditayangkan secara langsung melalui saluran YouTube dan Zoom.