Siap-siap Daftar Para Milenial, Jokowi Lagi Cari Talenta Baru

Dusep Malik, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Jokowi tengah merancang pembentukan Manajemen Talenta Nasional. Secara khusus dalam sebuah rapat, Presiden mengutarakan hal itu di depan para menterinya.

Usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, rencana itu bakal mencari talenta-talenta baru yang bisa mencetuskan sesuatu bagi bangsa dan negara ke depannya.

"Kami sedang menyusun sebuah grand design untuk memastikan Manajemen Talenta Nasional itu bisa terbentuk. Dan bidang-bidang yang telah kita tetapkan untuk menjadi ruang lingkup di dalam manajemen talenta nasional yang pertama adalah bidang riset dan inovasi," kata Suharso usia rapat dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa 30 Maret 2021.

Suharso bilang, pembentukan Manajemen Talenta ini melanjutkan rencana Presiden Jokowi yang sudah dicanangkan semasa kampanye Pemilu 2019 lalu. Diharapkan ada peningkatan rasio dalam talenta-talenta baru per 1 juta penduduk. Target itu bukan tak realistis, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang kurang lebih 260 juta jiwa.

"Berapa orang yang benar-benar mencapai suatu prestasi internasional dengan ukuran-ukuran misalnya, siapa tahu, who knows, kita bisa memenangkan Nobel, bisa memenangkan Lasker Awards, World Prize, Breakthrough Prize in Life Sciences. dan berbagai penghargaan yang menjadi sebuah rekognisi internasional atas sebuah bangsa," lanjut Suharso.

Jika rencana awal berjalan mulus, kata Suharso, pencarian talenta berlanjut di bidang seni-budaya, dan di bidang olahraga. Dengan demikian, pemerintah berharap, dapat merekrut, memberi pelatihan dan mengembangkan bakat talenta baru secara konsisten. Pemerintah juga menjanjikan kelangsungan hidup para talenta yang sudah dibina hingga masa tua nanti.

"Tentu rekognisi kita sebuah karya yang dikagumi dan diakui di dunia internasional dan sebenarnya telah banyak yang sudah dilakukan oleh kita di berbagai negara dan mendapatkan sambutan luar biasa, termasuk di bidang musik misalnya. Kita mendapatkan hadiah, mendapatkan award dan saya kira sebuah kebanggaan nasional," kata Suharso.

"Jadi sebenarnya manajemen talenta nasional adalah ingin mengelola sebuah keluarbiasaan yang dimiliki oleh warga negara kita dalam rangka membangkitkan kebanggaan nasional," sambung Suharso.