Siap-siap, Mobil Murah Selain Agya-Ayla

Otosia.com -

Menurut Gaikindo, banyak dari anggotanya yang sudah bertubi-tubi mempertanyakan bagaimana mengenai kelanjutan dan realisasi dari regulasi tersebut. Para anggota ini pun bukan hanya yang sudah melakukan produksi, melainkan juga mereka yang berstatus calon atau dengan kata lain akan segera memberi alternatif pilihan dari Agya-Ayla yang sudah ditampilkan.

"Banyak, beberapa anggota sudah menunggu LCGC. Mereka bukan hanya yang sudah memamerkan tahun lalu, melainkan juga yang akan berpartisipasi pun aktif menanyakan," ungkap Ketua Umum Gaikindo Sudirman MR.

Selain Agya-Ayla, ada pula rencana dari Nissan melalui Datsun, lalu Honda, dan yang sudah kentara adalah Suzuki.

Untuk Suzuki, mereka tetap beranggapan bahwa yang perlu diutamakan adalah program itu selesai dulu sebelum ada informasi lanjutan dari pihaknya. 4w Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales Endro Nugroho pun hanya memberi kode bahwa mereka sebenarnya sudah siap, walau masih tutup mulut.

"Kami masih belum bisa berkomentar apa-apa. Mohon pengertian karena kami diminta pihak prinsipal untuk tidak boleh menyampaikan progres apa paun selain kepada ke pemerintah. sulit bagi kami untuk mengeluarkan pernyataan apa-apa sebelum pemerintah menerbitkan peraturan LCGC. Jadi tunggu saja tanggal mainnya," ujarnya dalam kesempatan terpisah.

Kabar mengenai wujud mobil murah Suzuki untuk program LCGC kiranya akan segera terbantahkan. Sebelumnya mobil yang disinyalir akan dicalonkan adalah Alto dan sudah terdata dengan nama A-Star MT LXI. Namun rupanya pihak Suzuki Indonesia masih punya senjata lain, yakni Wagon R.

 (kpl/nzr/abe)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.