Siap-Siap, Pelaku Usaha Wisata Bakal Disuntik Bantuan Rp 2 Triliun

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan pemerintah akan meluncurkan stimulus untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan sektor pariwisata lokal. Stimulus untuk UMKM sebesar Rp 400 miliar akan diberikan pada 20 April 2021, sedangkan sektor pariwisata akan diberikan pada periode Juni - Juli 2021.

"Stimulus Rp 400 miliar itu tanggal 20 bulan ini bakal diluncurkan, dan Juni - Juli akan diluncurkan Rp 2 triliun untuk gerakan bangga wisata Indonesia. Saya pikir ini langkah-langkah pemerintah Indonesia yang betul-betul sangat proaktif untuk membangun ekonomi kita lebih kuat," ungkap Luhut dalam acara pembukaan "UKM Jabar Paten" pada Sabtu (3/4/2021).

Luhut mengungkapkan, tingkat kepercayaan diri masyarakat untuk berwisata sudah mulai tumbuh sejalan dengan program vaksinasi yang dijalankan pemerintah. Hal ini, katanya, bisa dilihat dari salah satu tujuan wisata populer yakni Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan datanya, tingkat okupansi hotel di Bandung pada pekan ini cukup tinggi.

"Ini menunjukkan masyarakat sudah percaya diri untuk berwisata khususnya di dalam negeri. Mari kita jaga kombinasi ini paralel dengan upaya pemerintah melaksanakan vaksinasi di berbagai daerah," tuturnya.

Jawa Barat disebut sebagai salah satu one stop destination karena menawarkan berbagai destinasi wisata mulai dari alam, religi, edukasi, budaya hingga kuliner. Khususnya bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

"Kita berharap tingkat penyebaran Covid-19 terus menurun, tapi protokol kesehatan terus dijalankan," sambungnya.

Hore! Ada Stimulus Rp 400 Miliar Buat UMKM, Meluncur 20 April 2021

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut, pemerintah akan kembali memberikan stimulus kepada pelaku Usaha Mikro Keciil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp400 miliar. Hal itu dilakukan untuk mendukung pemulihan khusus bagi UMKM.

"Laporan yang saya dapat demand terus naik, dan juga nanti stimulus Rp400 miliar tanggal 20 bulan ini akan diluncurkan," kata Luhut di acara Pembukaan UKM Jawa Barat Paten, Sabtu (3/4).

Meski begitu, dirinya tidak menjelaskan stimulus seperti apa yang nantinya bakal diberikan kepada UMKM.

Tak sampai di situ, pemerintah juga akan berencana mengguyur sebesar Rp2 triliun untuk gerakan bangga berwisata di Indonesia. Rencananya, ini baru akan dilakukan pada Juni-Juli 2021 mendatang.

"Ini saya pikir langkah-langkah pemerintah betul-betul proaktif untuk pendukung ekonomi kita lebih kuat," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan, masyarakat untuk bangga dan berwisata di Indonesia. Bahkan, dia membuat kampanye menggunakan tagar 'Di Indonesia Aja'.

"Saya mau mengingatkan, harus bangga berwisata di Indonesia #diindonesiaaja," kata Menteri Sandiaga dalam Pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) Sesi I bertema Eksotisme Lombok secara virtual, Jakarta, Rabu (3/3).

Salah satunya berwisata di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang saat ini sudah memiliki Kuta Mandalika. Pariwisata di Lombok itu, kata dia, harus terus didukung. "Kita dukung NTB dan Kuta Mandalika. Ini harus terus didukung dan eksotisme Lombok," kata Menteri Sandiaga.

Menteri Sandiaga menjelaskan, pariwisata di Mandalika tidak hanya sebagai destinasi wisata prioritas. Melainkan sekaligus membangkitkan dan memberikan harapan untuk memastikan produk kreatif di NTB bisa mendunia.

"Kita di pariwisata bukan hanya melihat mandalika sebagai satu destinasi pariwisata prioritas tapi bagaimana kita membangkitkan dan memberikan harapan," kata dia.

Sebab, lanjut Menteri Sandiaga, tujuan dari digitalisasi UMKM untuk memastikan produk kreatif dari pulau seribu masjid ini bisa menembus pasar global. "Memastikan bahwa produk kreatif dari NTB dari Lombok bisa mendunia. Sebab menurut saya ini kuncinya on boarding digitalisasi," kata dia.

Dia pun berterima kasih kepada Bank Indonesia yang telah menjadikan Lombok sebagai tema dalam program Karya Kreatif Indonesia (KKI) Seri 1. Termasuk mendorong para pelaku UMKM di NTB untuk menggunakan QRIS sebagai sistem pembayaran digital.

"Saya terima kasih ke Pak Perry dan jajaran di BI yang tak henti-henti promosikan QRIS (karena) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Gernas BBI," kata dia mengakhiri.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: