Siapa Aktor di Balik Video Porno Kim Kardashian?

TEMPO.CO , Jakarta:- Mantan kekasih Kris Humphries, Myla Sinanaj berencana merilis pesan singkat yang diberikan pebasket NBA yang mengklaim bahwa Kris Jenner adalah pelaku dibalik pembuatan video porno anaknya sendiri, Kim Kardashian.

 

Dikutip dari laman OMG Yahoo, Sabtu, 23 Juni 2012 video porno yang memperlihatkan Kardashian lagi berhubungan seks dengan mantan kekasihnya Ray J dibuat pada 2003 lalu itu bocor pada 2007. Awalnya keluarga Kardashian mengajukan tuntutan hukum atas perusahaan Vivid Entertainment yang menyebarkan video itu ke tengah masyarakat.

 

Namun setelah beberapa kali melakukan negosiasi, akhirnya tuntutan itu dicabut dengan Vivid Entertainment membayar biaya sebesar US$ 5 juta sebagai distributor video itu.

 

Humphries yang hanya menikah dengan Kardashian selama 72 hari mempermalukan keluarga itu dengan serangkaian pesan singkat yang dikirimkan ke Sinanaj. Humphries dan Sinanaj berhubungan sejak pertengahan Januari lalu.

 

Dalam pesan disebutkan, Jenner tidak hanya sebagai otak dibalik pembuatan video itu, melainkan ia pula yang meyakinkan anaknya untuk kembali mengambil gambar karena tidak terkesan dengan video yang pertama."Semua itu bohong belaka," ungkap perwakilan Kardashian.

Di pesan yang lainnya, Humphries menyebutkan ingin segera bercerai dari Kardashian agar bisa bersama dengan kekasihnya, Sinanaj.

 

Pada awal minggu ini, Kardashian memanggil Sinanaj dalam sidang perceraiannya dengan Humphris, untuk mengetahui apakah benar mantan suaminya itu pernah mengatakan apa yang ia klaim mengenai penipuan yang dilakukan Kardashian kepada Humphries dan pesan-pesan singkat juga email antara mereka. Minggu ini, keduanya akan bertemu lagi di meja pengadilan untuk kasus perceraian.

NUR INTAN

 
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.