Siapa bakal terima hadiah sayembara Rp 500 juta dari Muzdalifah

MERDEKA.COM,

Pasangan Nassar dan Muzdalifah mengaku bahagia, setelah polisi menemukan kembali anak mereka yang diculik, Siti Nurjanah (10 tahun), kerap disapa Nana, setelah sembilan hari diculik. Tetapi, penyanyi dangdut itu tidak mau berterus terang akan diberikan kepada siapa uang Rp 500 juta buat penemu anaknya itu.

"Soal sayembara nanti akan kita bicarakan kepada pihak Polda Metro Jaya dan Polres Metro Tangerang," kata Nassar kepada wartawan dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (26/1).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, pun malu-malu menjawab saat ditanya soal sayembara itu. Dia malah berdalih hal itu lebih baik ditanyakan kepada Nassar.

"Soal hal itu, silakan ditanyakan kepada pak Nassar. Bagi kami, anggota berprestasi tentu akan kami beri penghargaan khusus," kata Putut.

Saat anaknya diculik, Nassar sempat membuat sayembara, bagi siapa saja yang menemukan anaknya bakal diberi uang Rp 500 juta.

Sampai saat ini, polisi baru menangkap satu pelaku penculik anak Nassar KDI, berinisial F. Mereka masih mengejar satu pelaku lagi berinisial K. Penggerebekan itu dilakukan di sebuah rumah kontrakan di Jalan S. Parman, Narogong, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, pada pukul 03.30 WIB dinihari.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita beberapa barang bukti. Antara lain sepucuk pistol mainan model revolver, dildo, satu unit printer, satu unit komputer, satu alat laminating, laptop, linggis, gunting baja, beberapa lembar kartu keluarga, beberapa lembar KTP palsu, stempel Dinas Kependudukan Sipil palsu, satu unit PC, beberapa majalah, dan surat-surat.

Anggota Resmob juga membawa dua sepeda motor milik pelaku. Yakni Honda Supra biru-perak bernomor B 6532 FKA, dan Yamaha Mio Soul merah bernomor polisi B6884 EAI.

Putut mengatakan, pelaku dijerat dengan pasal 83 Undang-Undang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman tertingginya 15 tahun dan denda Rp 300 juta.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.