Siapa Berani Tantang Diavel ini?

OTOSIA.COM - Ducati Diavel terlahir dengan DNA motor Cruiser atau sebagai motor penjelajah sejati. Sejatinya Diavel sudah memiliki mesin yang sangat bertenaga dengan 162 hp. Sosok bodynya yang ergonomis juga sangat cocok untuk orang Asia.

Dengan kondisi mesin standar, Diavel sanggup melesat hingga 100 km/h hanya dalam 2,9 detik, kemampuan yang hampir menyamai sebuah supercar. Tapi performa mesin ini masih dirasa kurang bagi modifikator Commonwealth Motorcycle, di Kentucky, AS. Demikian yang dilansir Autoevolution, Kamis (29/11).

Untuk tingkatkan performa jantung pacu Diavel, Chad Wells selaku Service Manager Commonwealth Motorcycle jejalkan perangkat turbo Garret GT286R. Penggantian part ini juga diikuti tentunya dengan melepas silincer beserta knalpot standarnya.

Pipa knalpot custom berbahan inconel dan airbox custom dari alumunium pun dipasang. Tapi untuk menjaga agar tidak overboost dan overheat mesin 1200 cc ini dipasangkan juga external wastegate berukuran 44mm. Hasilnya tenaga Diavel kini mencapai 236 hp.

Proyek modifikasi performa mesin Diavel ini merupakan yang pertama di dunia. Sehingga Diavel turbo ini hanya satu-satunya Ducati Diavel tercepat di dunia. Jika tertarik akan upgrade performa Diavel, tampaknya Anda harus berpangku dagu. Sebab Commonwealth Motorcycle tidak akan membuat perangkat pendongkrak tenaga ini untuk dipasarkan.

Hal ini dikarenakan dari hasil uji coba Diavel Turbo yang bertenaga hingga 236 hp cukup berbahaya. Sebab dikatakan sang test driver setelah turun dari Diavel Turbo memang memperlihatkan sebuah senyuman tapi dengan lutut yang bergetar.

DUCATI DIAVEL JUGA MOTOR INJEKSI YANG BEREDAR DI INDONESIA(kpl/vin)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.