Siapa Minat, Bank Syariah Mandiri Salurkan KUR Rp 1,5 Triliun

Liputan6.com, Jakarta : PT Bank Syariah Mandiri (BSM) tahun ini kebagian tugas menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp 1,5 triliun. Angka ini naik 2 kali lipat dibanding tahun 2012, yang hanya sebesar Rp 750 miliar.

"Tahun ini BSM dapat alokasi KUR Rp 1,5 triliun. Menko naikkan alokasi KUR untuk BSM melihat kinerja kami tahun lalu, dari alokasi  Rp 750 miliar, kita salurkan Rp 1,2 triliun," kata Andi V Sabardi, Division Head Small and Micro Banking Division PT Bank Syariah Mandiri, Rabu (13/2/2013).

BSM merupakan bank syariah pertama yang ikut menyalurkan KUR. Bank lainnya, BNI Syariah yang kebagian  alokasi KUR sebesar Rp 200 miliar.

Andri melihat potensi pasar kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) masih sangat besar. Di Bank Syariah Mandiri, kredit UMKM baru menguasai 18% dari keseluruhan aset nasional.

Tahun 2010, tercatat ada 48 juta pelaku UMKM. Rata-rata mengalami kesulitan akses permodalan ke bank besar yang masih enggan mengeluarkan kredit untuk usaha kecil dan baru, yang tidak feasible dan bankable.

"Lebih dari 48 juta pelaku UMKM, baru 9% yang dapat kredit dari bank. Itu artinya pasar UMKM masih terbuka sangat lebar. Kebutuhan pembiayaan UMKM kira-kira mencapai Rp 506 triliun. Maka tak heran banyak bank-bank besar mulai turun ke kredit mikro," imbuh Andri.

 

Guna meningkatkan pangsa pasar pembiayaan KUR, Bank Syariah Mandiri menggandeng Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Tahun 2013, BSM akan menyalurkan KUR sebesar Rp 230 miliar untuk anggota HIPMI. (Est/Nur)