Siapa Pelapor Putra Siregar dan Artis Rico Valentino?

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menangkap dan menetapkan tersangka Pengusaha ponsel Putra Siregar dan artis Rico Valentino. Keduanya terbelit kasus pengeroyokan terhadap seorang korban atas nama inisial MNA.

Siapa sosok MNA?

Kejadian pengeroyokan itu terjadi pada 2 Maret 2022 lalu. Sekira pukul 02.30 WIB di sebuah kafe kawasan Jakarta Selatan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan, korban masih berstatus sebagai seorang mahasiswa.

"Korban kategorinya mahasiswa atau pelajar ya," kata Ridwan saat dihubungi, Sabtu (16/4).

Meski berstatus sebagai mahasiswa, beredar informasi jika korban mempunyai hubungan keluarga dengan petinggi Polri. Kabar itu ditepis oleh Ridwan. Dia memastikan informasi tersebut tidaklah benar.

Kendati demikian, Ridwan tak menjelaskan secara rinci terkait latar belakang dari korban selain hanya sebagai seorang mahasiswa.

Dia memastikan, jika pihaknya hanya fokus terhadap pokok perkara kasus itu yang kini masih ditangani tanpa melihat latar belakang dari pelaku maupun korban.

"Etikanya itu setiap kejadian pihak pelapor dengan pihak terlapor, apakah iya kita pantas menarik latar belakang sementara orang itu tidak pernah 'saya orang ini, saya orang ini', tidak ada," jelasnya.

Kronologi

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi mengatakan, pengeroyokan yang dilakukan sekira pukul 02.30 Wib ini dilakukan terhadap korban atas nama inisial MNA.

"Jadi kronologi peristiwa pidana tersebut, pada saat itu baik korban maupun terduga pelaku berada di cafe tersebut. Kondisinya ada yang sedang dalam keadaan minum (mabuk), kemudian peristiwa ini dipicu karena ada salah satu kawan perempuan yang ada di kelompok RV dan PS ini kemudian mendatangi ke mejanya korban MNA," kata Budhi kepada wartawan, Rabu (13/4).

Ternyata, hal itu pun membuat Rico Valentino tidak senang. Namun, terkait apa yang dibicarakan saat itu masih dalam proses penyelidikan pihaknya.

"Kemudian mendatangi korban MNA, kemudian melakukan pemukulan terhadap korban MNA. Kemudian tersangka PS bersama-sama di situ dengan dia menendang dan mendorong MNA. Dari peristiwa tersebut terekam CCTV yang ada dalam di kafe tersebut," jelasnya. [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel