Siapa Pemilik Akun Twitter Triomacan2000?  

TEMPO.CO, Jakarta - Di media sosial Twitter, ada beberapa akun anonim yang sering dibicarakan orang. Salah satunya @TrioMacan2000. Kicauannya sering menyerempet isu-isu sensitif, termasuk skandal panas di pusat kekuasaan. Belum tentu semuanya benar, tetapi kicauannya beberapa kali mengundang komentar pejabat yang gerah.

Siapa pemilik akun dengan pengikut 60 ribu lebih yang tayang perdana sejak 1 April 2011? Untuk mengetahuinya, Tempo menemui dia, Selasa 25 Mei 2012. Ia bersedia mengakui sebagai pemilik akun yang namanya ditulis sebagai "Ade Ayu Sasmita" ini. Ia pun bersedia menjelaskan latar belakangnya dalam berkicau, termasuk bahan kicauannya. Namun, untuk saat ini, ia meminta nama aslinya tidak dipublikasikan dulu. "Nanti saja menjelang 2014," katanya.

Pengikutnya sering menyapa "Ade Ayu Sasmita" dengan "mbak". Padahal ia sebenarnya seorang laki-laki berkulit cokelat, suka tertawa lepas, dan tak henti merokok Sampoerna A-Mild. Pertemuan kami di sebuah hotel di Jakarta Utara ini adalah untuk kedua kalinya. Dan dalam dua kali ketemu, dia selalu sibuk menerima telepon guna membicarakan pelbagai proyek di sela obrolan. "Pekerjaan saya konsultan politik, hukum, dan bisnis," katanya.

"Ade Ayu Sasmita" punya latar belakang aktivis. Ia mengatakan pernah berhadapan dengan polisi, bahkan dipenjara. Ia mengatakan istrinya tahu hobinya menebar pernyataan di media sosial.

Dalam pertemuan di satu hotel di Jakarta Pusat, "Ade Ayu Sasmita" meyakinkan kepada Tempo sebagai pemilik akun TrioMacan 2000. Dia menyalakan iPad-nya, lalu ia menuliskan sebaris cuit yang didiktekan Tempo. Sedetik kemudian cuit itu tayang di timeline.

Bagja dan Pramono

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.