Siapa teroris Wiwin yang ada di video kekerasan Densus?

MERDEKA.COM. Nama teroris Wiwin dan Basri mencuat setelah beredarnya video kekerasan yang diduga dilakukan Densus 88 pada tahun 2007 silam. Hasil analisis sementara, dua dari beberapa terduga teroris dalam video youtube adalah Wiwin Kalahe alias Tomo dan Basri.

"Kalau melihat ini (video) kasus ini bukan di Kalora. Ada Wiwin dan kelompok Basri. Dari suara yang beredar sudah jelas," ujar Komisioner Komnas HAM Siane Indriani saat dihubungi merdeka.com, Senin (4/3).

Di lain pihak, Polri membenarkan bahwa yang bersangkutan adalah Wiwin. Kemudian Polri pun menjelaskan bahwa tindakan tersebut tak lain adalah demi menegakan hukum. Namun berbeda dari Siane, Polri justru belum berani memastikan bahwa pelaku kekerasan itu adalah personel dari Densus 88.

"Hasil sementara tim Bareskrim mempelajari tayangan. Tersangka yang ditangkap tahun 2007 bulan Januari di Poso. Jadi tahun 2007 di Poso ada kegiatan penegakkan hukum. Mereka yang terkait aksi kekerasan. Informasi yang kita terima tersangka sudah diproses hukum. Wiwin menjalani hukuman di Kalapas Palu. Dari tayangan belum bisa dipastikan apa yang ada di gambar ini Densus 88 kita," kata Karo Penmas Polri. Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri.

Lalu siapakah teroris Wiwin? Dari data yang dikumpulkan merdeka.com. Wiwin Kalahe alias Tomo terlibat dalam empat kejahatan di Poso, Sulawesi Tengah pada 2007 lalu. Kejahatan pertama yang dilakukan adalah memutilasi dua siswa SMA Kristen Poso. Dalam tindak kejahatan ini Wiwin bekerja sama dengan Basri, Haris, Iwan Irano, Nanto Bojel, Agus Jenggot dan Papa Yusran. Bahkan dia yang membawa dua kepala siswa ini ke Tanah Runtuh.

Dalam tiga kejahatan lainnya tak jauh berbeda, Wiwin bersama DPO Upik Lawanga melakukan penembakan dan pembunuhan terhadap sejumlah warga dan pelajar di Poso. Wiwin pun ditangkap bersama 25 tersangka lainnya pada 22 Januari 2007 lalu.

Baca juga:
Polri: Kalau Densus dibubarkan, yang lindungi Indonesia siapa?
Komnas HAM: Densus 88 bisa dikenai pelanggaran HAM berat
18 Personel polisi di video penyiksaan teroris diperiksa Polri

Topik Pilihan:
Soeharto | Amerika Serikat | Jokowi Ahok | Anas Urbaningrum | Demonstran Cantik

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.