Siapa yang Pembohong, Indra Sjafri dan Yeyen atau Shin Tae-yong?

Robbi Yanto

VIVA – Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong disebut pembohong oleh Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri. Alasannya, karena Tae-yong berani menjanjikan gelar untuk Timnas Indonesia sebelum diberi kontrak empat tahun.

Berbeda dengan pesaing Tae-yong terdahulu, Luis Milla. Mantan pelatih Timnas Spanyol U-23 itu dikatakan Indra tidak mau memberikan garansi. 

"Sementara kandidat lain, Luis Milla, tidak bisa menjamin hal itu. Pembohong namanya kalau ada seorang pelatih bisa menjamin juara dalam sepakbola," kata Indra dalam laman PSSI.

Tak sampai di situ, Indra juga menuduh bahwa Tae-yong sudah mulai tidak percaya diri lagi mampu memenuhi janji-janjinya. Oleh karena itu, Tae-yong mulai mengkritik PSSI saat berbincang dengan media Korea Selatan, beberapa waktu lalu.

Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri

Baca Juga: Cerita Mike Tyson Pakai Penis Palsu dan Duel Neraka 38 Detik

"Dia ini sebenarnya banyak alasan saja karena tak yakin bisa memenuhi target berat yang dibebankan. PSSI ingin Timnas Indonesia menjuarai Piala AFF 2020, memperbaiki peringkat FIFA serta Timnas Indonesia U-20 berprestasi di Piala Dunia U-20 2021," ucapnya.

Diserang Yeyen Tumena

Kemudian, Tae-yong juga dituduh menyingkirkan Danurwindo dari kursi direktur teknik PSSI oleh Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena.

Dengan tegas, Yeyen mengatakan Tae-yong mendepak Danurwindo dari jabatan yang sudah lama dipegangnya. Terkini, jabatan tersebut diisi oleh Indra yang sebelumnya merupakan asisten dari Tae-yong.

"Saya melihat dari sisi etika, sejak awal kedatangan Shin Tae-yong sudah tidak baik. Begitu datang, Shin Tae-yong menyingkirkan Danurwindo dari Dirtek PSSI. Tapi, tiga hari kemudian ia duduk lagi bersama Danurwindo untuk membicarakan programnya. Terlihat tidak elok," kata Yeyen.

Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia, Yeyen Tumena

Nah, jika melihat dari laman PSSI, pada 18 Februari 2020. Di sana disebutkan bahwa Indra diangkat sebagai direktur teknik setelah melalui rapat Komite Eksekutif. Dengan begitu, Tae-yong tidak ikut dalam rapat tersebut.

“Berdasarkan rapat Komite Eksekutif PSSI, maka Coach Indra akan menjadi Direktur Teknik PSSI yang baru. Di Departemen Teknik ini, Indra tetap akan bekerja dan berkoordinasi dengan Danurwindo,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Danurwindo juga tak kehilangan jabatan begitu saja. Iriawan mengangkatnya sebagai penasihat atau advisor kepelatihan. “Coach Danur menjadi penasihat atau advisor kepelatihan karena senioritas beliau tidak diragukan lagi. Pemikiran Danurwindo tetap kami butuhkan. Karena itu, dia tetap bersama kita,” kata Iriawan.

Kemudian, dalam kesempatan yang sama, Yeyen juga menuduh Tae-yong sulit percaya kepada orang asing. "Mungkin dia tipe pria yang sulit percaya pada orang asing di luar rekan se-negara," ucap Yeyen.

Namun, pelatih 51 tahun itu diketahui masih terlibat pekerjaan di Timnas Indonesia U-19 bersama Nova Arianto. Dalam situs PSSI dijelaskan juga pernyataan Iriawan bahwa Tae-yong didampingi Alex Aldha Yudi, dan pelatih kiper Sahari Gultom.

 

Baca Juga:

Duh, PSSI Kok Tak Paham Pola Anggaran APBN

Imam Nahrawi Vs Taufik Hidayat, Siapa Bohong?

Yeyen Tumena, Bantai Shin Tae-yong Lalu Mau Jadi Asisten Indra Sjafri