Siapkan Ribuan Personel, Ini Strategi Polri Amankan Arus Mudik di Bali

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Bali menyiapkan 5.100 personel gabungan mulai dari Polri, TNI, Basarnas, Satpol PP serta unsur lainnya untuk pengamanan mudik lebaran Idulfitri 2022.

"Jadi total keseluruhan pelaksanaan kegiatan ini sekitar 5.100 personel unsur terkait dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah (Pemda) dan Basarnas, BPBD dan unsur-unsur lainnya yang tergabung dalam kegiatan pengamanan operasi ketupat," kata Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putera usai memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Agung 2022 di Lapangan Renon, Denpasar, Jumat (22/4).

Sementara untuk antisipasi lonjakan pemudik khususnya di kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana dan di Pelabuhan Padangbai Kabupaten Karangasem, polisi sudah menyiapkan kantong-kantong parkir.

Untuk di Pelabuhan Gilimanuk disiapkan lima kantong parkir dan untuk di Pelabuhan Padangbai ada tiga kantong parkir. Hal itu untuk mengatur kendaraan agar tidak ada kemacetan saat menuju dua pelabuhan tersebut.

"Di Gilimanuk ada lima kantong parkir sebelum menuju dermaga dan di dermaga kita atur adanya zona-zona kendaraan berat, kecil, dan zona kendaraan bermotor termasuk zona para pejalan kaki dan tanpa kendaraan. Begitu juga, di Padangbai ada tiga kantong parkir, kita atur sehingga kita harapkan nanti arus mudik melalui pelabuhan bisa berjalan lancar," imbuhnya.

Sementara, untuk jumlah armada kapal yang disiapkan di Pelabuhan Gilimanuk ada 48 kapal dengan 200 perjalanan dalam sehari, dan di Pelabuhan Padangbai 21 kapal yang siap beroperasi melayani pemudik dengan 13 perjalanan dalam sehari.

Selanjutnya, untuk perkiraan puncak arus mudik bila mengacu pada saat libur natal dan tahun baru (nataru) tahun lalu, ada 17 ribu orang melintas di Pelabuhan Gilimanuk dan empat hingga lima ribu kendaraan melintas. Kemudian untuk di Pelabuhan Padangbai ada empat ribu orang yang melintas, dan 600 kendaraan baik roda dua dan empat.

Pihaknya memprediksi, untuk mudik lebaran jumlah peningkatan orang dan kendaraan yang melintasi dua pelabuhan itu naik dua atau tiga kali lipat atau puluhan ribu orang.

"Ini yang berdasarkan data-data tersebut. Itu jadi bahan evaluasi kita untuk menghadapi lonjakan arus mudik dengan adanya pola kantong-kantong parkir yang kita siapkan. Kita juga laksanakan pengecekan, apabila ada yang belum vaksin di kantong-kantong parkir itu, kita siapkan vaksinasi untuk vaksin booster atau vaksin kedua," jelasnya.

Sementara, untuk titik-titik kemacetan di setiap lokasi wisata libur lebaran, polisi sudah menyiapkan 21 pos pengamanan (Pospam) di destinasi pariwisata. Selain itu juga ada lima Pos Pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan petugas.

"Untuk prediksi, kemungkinan cukup tinggi pada puncaknya sekitar 17 ribu orang. Ini kemungkinan bisa dua atau tiga kali lipat," ujarnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel