Siaran TV Digital Dimulai, Menkominfo Minta KPI Pengawasan Konten Lebih Masif

Merdeka.com - Merdeka.com - Industri siaran televisi nasional telah memasuki era baru melalui migrasi siaran analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO). Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong Komisi Penyiaran Indonesia sebagai lembaga kuasi pemerintah lebih masif melakukan pengawasan terhadap konten siaran digital.

"KPI sesuai fungsinya agar memastikan konten siaran berkualitas yang tinggi. Karena kita sudah masuk ke TV digital, konten semakin banyak, kanal semakin banyak, kreativitas semua semakin luas," ujarnya melalui siaran pers, Selasa (8/11).

Menurut dia, disinilah peran KPI untuk memastikan dan menjaga agar konten siaran sejalan dengan aturan yang telah diterapkan, sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat negeri ini. Selain itu, Menkominfo mengajak seluruh masyarakat dan penyelenggara multiplexing (MUX) sebagai perusahaan televisi tetap optimistis dalam menyukseskan program ASO.

"Kita harus terus bangun optimisme, kita bangun kepercayaan dan keyakinan publik. Jangan sampai kita hanya stop di perdebatan yang tidak ada ujungnya lalu energi saja yang kita buang percuma," ungkapnya.

Menurut Menteri Johnny, pihaknya akan memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai porsi yang diamanatkan Undang-Undang, selama proses migrasi siaran televisi analog ke digital, khususnya di wilayah Jabodetabek yang saat ini tengah berlangsung.

Sementara itu, Ketua KPI Pusat Agung Suprio menjelaskan jika ada konten yang tidak sesuai dengan kultur masyarakat, maka akan segera diproses sesuai pengaduan yang diterima.

"Selain itu, KPI Pusat juga tengah menjajaki beberapa pihak baik dalam maupun luar untuk memantau konten atau siaran digital yang berbasis pada artificial intelligence," jelas dia. [faz]