Sidak 3 Hotel Karantina, Ketua Satgas COVID-19 Harap Fasilitas Siap

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga hotel karantina pelaku perjalanan luar negeri. Sidak dilakukan pada Selasa (4/1/2022) malam tadi pukul 20.00 WIB di wilayah DKI Jakarta.

Sidak menyasar dua hotel karantina di kawasan Jakarta Pusat, yaitu Arya Duta dan Hotel Grand Mercure, sedangkan satu lainnya, yakni Holiday Inn Matraman. Inspeksi tersebut meninjau kesiapan registrasi penerimaan pelaku perjalanan luar negeri hingga peninjauan fasilitas pendukung pada tempat karantina.

“Kami mengharapkan fasilitas hotel ini telah siap sebagai tempat karantina para pelaku perjalanan luar negeri,” ujar Suharyanto melalui keterangan resmi yang diterima Health Liputan6.com pada Selasa, 4 Januari 2022 malam.

Suharyanto, yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyampaikan terima kasih kepada para petugas yang bekerja pada hotel-hotel tersebut.

Sebelumnya, jelang akhir tahun 2021, Suharyanto telah meninjau kesiapan fasilitas karantina di DKI Jakarta untuk mengantisipasi adanya penambahan kebutuhan tempat karantina para Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Fasilitas karantina tersebut antara lain, Rusun Nagrak di Jakarta Utara, Rusun Daan Mogot di Jakarta Barat dan Wisma Lembaga Mutu Pendidikan DKI Jakarta di Jakarta Selatan.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

5.118 Orang Jalani Karantina di Hotel

Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto sidak 3 hotel karantina pada Selasa (4/1/2022) pukul 20.00 WIB di wilayah DKI Jakarta. (Dok BNPB)
Ketua Satgas COVID-19 Letjen TNI Suharyanto sidak 3 hotel karantina pada Selasa (4/1/2022) pukul 20.00 WIB di wilayah DKI Jakarta. (Dok BNPB)

Sesuai data yang dilaporkan Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, kapasitas hotel dan penginapan untuk karantina repatriasi di wilayah Jakarta per 5 Januari 2022 pukul 08.00 WIB berjumlah 5.118 orang.

Rincian data yang diperoleh Health Liputan6.com, sebagai berikut:

(penyebutan dalam orang)

  1. Arcadia By Harison: 146

  2. Zuri Expre ss Mangga D: 113

  3. Hotel Shangri-la: 143

  4. Holiday In Expres Pluit: 58

  5. Mercure Jkt G Subroto: 307

  6. Whydam Casablanca: 151

  7. JS Luwansa: 86

  8. Mercure Jkt Batavia: 267

  9. Novotel Gajah Mada: 73

  10. Grand Hyatt Jakarta: 40 Org

  11. Grand Sahid Jaya Jakarta: 84 Org

  12. Kempinski Jakarta: 67

  13. Mandarin Oriental: 167

  14. Sahid Jaya L Cikarang: 77

  15. The Ritz-Carlton Jakarta: 173

  16. Best Western Kmyrn: 0

  17. Java Palace Cikarang: 68

  18. Harris S Puri Mansion: 191

  19. Orchardz Jayakarta: 158

  20. Fairmont Jakarta: 137

  21. G Mercure Kemayoran: 177

  22. Raffles Jakarta: 58

  23. Novotel Tangerang: 190

  24. Mercure Kota: 113

  25. Holiday In Gajah Mada: 0

  26. Hotel Borobudur: 96

  27. FM7 Jakarta Airport: 141

  28. Bandara Internasional: 66

  29. Swiss Bell Simatupang: 110

  30. Grand Mella Jakarta: 37

  31. Mulia Hotel Jakarta: 117

  32. Aryaduta Hotel Jakarta: 17

  33. Fave Bandara: 52

  34. Airport by Topotels: 30

  35. Novotel Mangga Dua: 175

  36. Blue Sky Petamburan: 44

  37. Ayana Mid Plaza: 217

  38. Yello Harmoni Jakarta: 262

  39. The Mayflower-Marriot Executive: 80

  40. The Sultan Hotel & Residence: 265

  41. Pullman Jakarta: 103

  42. Grand Mercure Harmoni: 105

  43. Holiday Inn Wahid Hasyim: 101

  44. Sahid Mutiara Karawaci: 56

Infografis Lolosnya Pasien Positif Omicron dari Karantina Wisma Atlet

Infografis Lolosnya Pasien Positif Omicron dari Karantina Wisma Atlet. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Lolosnya Pasien Positif Omicron dari Karantina Wisma Atlet. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel