Sidak Serbuan Vaksin di Jakarta Timur, Ini Kata Panglima TNI

·Bacaan 2 menit

VIVA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini kembali melakukan Inspeksi Mendakak (Sidak) ke dua titik lokasi pelaksanaan serbuan vaksinasi di wilayah Jakarta Timur.

Hal itu dilakukan Panglima untuk memastikan bahwa program satu juta vaksin perhari di seluruh Indonesia seperti yang dicanangkan oleh Presiden RI Joko Widodo dapat berjalan sesuai target.

Dua titik lokasi serbuan vaksin di Jakarta Timur yang didatangi oleh orang nomor satu di lingkungan TNI itu adalah Universitas Dharma Persada dan Gedung Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (P2KPTK2), Duren Sawit.

Untuk diketahui, di Universitas Dharma Persada terdapat 500 orang penerima vaksin. Rata-rata mereka tinggal di sekitar kampus tersebut. Sementara, di Gedung P2KPTK2, terdapat 600 orang masyarakat yang menerima vaksin COVID-19.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan, pelaksanaan serbuan vaksinasi di wilayah Jakarta Timur hari ini dilakukan di empat area berbeda. Serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta dengan melibatkan tenaga vaksinator dari TNI dan Polri di Jakarta Timur itu menargetkan 2.200 orang penerima vaksin.

Panglima TNI pun menegaskan, bahwa TNI akan terus bergerak melakukan serbuan vaksinasi untuk membantu pemerintah demi meningkatkan daya tahan tubuh masyarakat atau Herd Immunity agar dapat menekan angka penyebaran COVID-19.

“Saya tegaskan, Prajurit TNI harus selalu bergerak untuk melaksanakan serbuan vaksinasi bagi masyarakat. Jika Tenaga Kesehatan (Nakes) kurang, maka TNI akan siap mendukung untuk menambah jumlah Nakes,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Selasa, 29 Juni 2021.

Kemudian, ketika mengunjungi Gedung P2KPTK2 Duren Sawit, Panglima TNI juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan masyarakat penerima vaksin. Panglima pun kembali mengingatkan kepada masyarakat penerima vaksin agar tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Walau sudah di vaksin, tetap disiplin protokol kesehatan ya Ibu-ibu, gunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak,” kata Panglima ke penerima vaksin di Gedung P2KPTK2.

Selain itu, Panglima TNI juga sempat bertemu dan berdialog dengan para Tenaga Kesehatan (Nakes) dari Siswa Dikma PPAK Susgakes 2021 yang baru tiba dari Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah kemarin.

Panglima TNI meminta kepada seluruh Nakes yang berasal dari Siswa Dikma agar selalu dalam keadaan siap untuk ditugaskan membantu pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19 di Indonesia.

"Nanti setelah dilantik langsung membantu lagi ya,” kata Panglima TNI.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Panglima TNI hari ini juga meninjau serbuan vaksinasi terhadap 10 ribu orang penerima vaksin di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Tidak hanya itu, akhir-akhir ini Panglima TNI terlihat sangat rutin memantau secara langsung serbuan vaksinasi di lapangan. Orang nomor satu di TNI itu memastikan prajurit TNI di seluruh Indonesia siap mensukseskan program pemerintah dalam melaksanakan satu juta vaksin demi menekan angka penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel