Sidang Eks Presiden Afsel Jacob Zuma Ditunda Lagi 10 Hari, Taktik Hindari Peradilan?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, KwaZulu-Natal - Pengadilan kasus korupsi mantan presiden Afrika Selatan Jacob Zuma yang dijadwalkan minggu ini akan ditunda 10 hari. Jaksa mengumumkan hal tersebut pada Selasa 7 September 2021.

Kabar penundaan sidang Jacob Zuma ini mengemuka setelah dirinya diberikan status pembebasan bersyarat medis.

Jacob Zuma (79) diberikan pembebasan bersyarat medis pada Minggu 5 September, setelah dua bulan menjalani hukuman penjara untuk penyelidikan korupsi era kepresidenannya (2009-2018).

Dia dijadwalkan menghadiri sidang pengadilan virtual pada hari Kamis (9/9), dalam kasus korupsi yang menyeret terkait dengan pembelian senjata pada tahun 1999 ketika dia menjadi wakil presiden.

Namun, Otoritas Penuntutan Nasional (NPA) pada hari Selasa (7/9) mengatakan sidang yang akan datang akan menunda persidangan hingga 20 dan 21 September, seperti dilansir dari The Guardian, Rabu (8/9/2021).

Penundaan itu dimaksudkan untuk memungkinkan tim medis spesialis yang ditunjuk negara untuk mempertimbangkan bukti bekerja sama dengan tim medis Jacob Zuma, kata National Prosecuting Authority (NPA) dalam sebuah pernyataan.

Rincian kondisi medis Jacob Zuma sejauh ini masih dirahasiakan. Hanya disebutkan dia dirawat di rumah sakit penjara pada awal Agustus dan menjalani operasi akhir bulan itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dugaan Taktik Penundaan Sidang Zuma

Mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma saat menjalani persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tinggi di Pietermaritzburg (23/5/2019). Tuduhan korupsi tersebut menyebabkan Zuma dipaksa mundur dari posisinya sebagai presiden pada bulan Februari lalu. (AFP Photo/Themba Hadebe)
Mantan Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma saat menjalani persidangan kasus korupsi di Pengadilan Tinggi di Pietermaritzburg (23/5/2019). Tuduhan korupsi tersebut menyebabkan Zuma dipaksa mundur dari posisinya sebagai presiden pada bulan Februari lalu. (AFP Photo/Themba Hadebe)

Kritikus menuduh mantan presiden Afrika Selatan itu dan tim hukumnya menggunakan taktik penundaan untuk menghindari peradilan.

Oposisi utama Partai Aliansi Demokrat menuduh layanan penjara itu bias, dan bersumpah akan menggunakan langkah hukum untuk meninjau proses keputusan di balik pembebasan bersyarat tersebut.

Jacob Zuma menghadapi 16 tuduhan penipuan, korupsi, pemerasan terkait pembelian jet tempur, kapal patroli, dan peralatan tahun 1999 dari lima perusahaan senjata Eropa.

Dia dituduh menerima suap dari salah satu perusahaan, raksasa pertahanan Prancis Thales, yang didakwa melakukan korupsi dan pencucian uang. Namun, keduanya menyangkal melakukan kesalahan.

Proses pengadilan telah berulang kali tertunda selama lebih dari satu dekade karena pengacara Jacob Zuma telah berjuang agar tuduhan itu dibatalkan. Sidang terakhir ditunda hingga 9 September sambil menunggu laporan medis tentang kesehatan Jacob Zuma.

Reporter: Cindy Damara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel