Sidang Etik AKP Dyah Chandrawati Dipimpin Kombes Rachmad Pamudji, Hadirkan 4 Saksi

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Kode Etik Polri (KEPP) menggelar sidang etik terhadap AKP Dyah Chandrawati hari ini (8/9). Sebanyak empat saksi dihadirkan dalam sidang terkait dugaan pelanggaran etik penanganan kasus kematian Brigadir J ini.

Salah satu saksi merupakan Kompol Chuck Putranto (CP) yang telah diputus Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dalam sidang etik. Namun, CP mengajukan banding.

"Diikuti oleh 4 orang saksi (yakni) KBP MBP, Kompol CP, Briptu WTA, Bripda WW," tutur Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah, Kamis (8/9).

Sidang digelar tertutup di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan. Adapun berdasarkan pantauan, pada pukul 12.50 WIB sidang masih berlangsung.

Nurul menjelaskan, sidang Kode Etik Profesi Polri terhadap AKP Dyah Chandrawati tidak terkait obstruction of justice. Melainkan pemeriksaan Dyah atas dugaan tidak profesional sebagai polisi dalam proses penyelidikan kematian Brigadir J.

"Terduga pelanggar diperiksa karena ketidakprofesionalan dalam melaksanakan tugas," katanya.

Sidang KEPP dipimpin oleh Irbidjemen SDM II Itwil V Itwasum Polri Kombes Pol Rachmad Pamudji selaku ketua. Serta Kabagstandardisasi Rowabprof Divpropam Polri Kombes Pol Sakeus Ginting sebagai wakil ketua.

Sedangkan anggota komisi sidang yakni Anjak Madya Dittipidum Bareskrim Polri Kombes Pol Pitra Andrias Ratulangi. AKP Dyah Chandrawati merupakan mantan anak buah Ferdy Sambo dalam Divisi Propam Polri selaku Paur Subbagsumda Bagrenmin.

Adapun nama AKP Dyah Chandrawati sebelumnya sempat masuk dalam daftar 24 personel Polri yang dimutasi ke Yanma Polri terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua. Sebagaimana personel yang terkena mutasi dalam surat telegram rahasia dengan nomor ST /1751/ VIII/ KEP./2022 tertanggal 23 Agustus 2022.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [tin]