Sidang Etik Eks Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan Diundur Pekan Depan

Merdeka.com - Merdeka.com - Divpropam Polri kembali mengundur sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) tersangka obstruction of justice, Eks Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan yang terseret dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J, pekan depan.

"Info dari Propam insya Allah minggu depan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (13/8).

Kendati demikian, Dedi belum bisa pastikan waktu atau hari digelarnya sidang terhadap Brigjen Hendra Kurniawan. Dia hanya mengaku bahwa pihaknya masih menunggu kepastian dari Tim Wabprof DivPropam Polri.

"Sambil nunggu update lagi," tuturnya.

Padahal seharusnya sidang terhadap Eks Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan digelar pekan ini bersamaan dengan sisa tersangka kasus obstruction of justice atau upaya menghalangi penyidikan kasus kematian Brigadir J.

"Untuk terkait sidang kode etik obstruction of justice, mungkin akan dilanjutkan minggu depan," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/9).

Dimana, Brigjen Hendra Kurniawan merupakan satu dari tujuh tersangka obstruction of justice. Dia disebut berperan cukup besar di balik penghalangan proses penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Satu di antaranya, dia yang memerintahkan anggota lainnya untuk mengambil DVR CCTV di sekitar lokasi kejadian penembakan atau rumah singgah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga.

Update Sidang Etik

Sebagai informasi, dalam dugaan ketidakprofesionalan di luar tersangka obstruction of justice kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Polri sudah menyidangkan empat anggotanya.

Mereka antara lain, Bharada Sadam divonis demosi mutasi selama satu tahun, AKP Dyah Chandrawati dengan vonis demosi, AKBP Pujiyarto disanksi patsus 28 hari, dan AKBP Jerry Raymond Siagian divonis pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

Sedangkan untuk pelanggaran berat terkait tersangka obstruction of justice yang menjalani sidang etik. Sampai saat ini ini, total sudah ada empat yakni Kombes Agus Nurpatria, lalu Irjen Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto dan Kompol Baiquni Wibowo yang diputus PTDH namun mengajukan banding.

Kemudian ada tiga tersangka tersangka obstruction of justice, yang mengantri untuk menjalani sidang etik Polri, yakni mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri Brigjen Pol Hendra Kurniawan, mantan Wakaden B Biropaminal Divisi Propam Polri AKBP Arif Rahman Arifin, dan mantan Kasub Unit I Sub Direktorat III Dittipidum Bareskrim Polri AKP Irfan Widyanto.

Mereka diduga melanggar Pasal 13 ayat (1) PP nomor 1 tahun 2003 tentang Pemberhentian anggota Polri juncto Pasal 5 ayat (1) huruf C, Pasal 8 huruf C angka 1, Pasal 10 ayat (1) huruf T dan Pasal 10 ayat (1) huruf F Peraturan Polri Nomor 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi dan komisi kode etik Polri. [ded]