Sidang Isbat Lebaran 18 Agustus  

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama belum menentukan penetapan Hari Raya 1 Syawal 1433 Hijriah. "Menunggu sidang isbat tanggal 18 Agustus 2012," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas (Pinmas) Kemenag Zubaidi ketika dihubungi Tempo, Senin, 13 Agustus 2012.

Zubaidi mengatakan di sidang itu akan dihadiri ormas-ormas Islam. Biasanya dimulai rukyat atau mengamati hilal dari pelosok tanah air. Hasilnya dilaporkan ke sidang para ulama ini.

Ulama senior Nahdatul Ulama, Sinansari Ecip, mengatakan pihak NU akan mengikuti pemerintah kerena berdasarkan melihat hilal. "Kalau bulan di atas 2 derajat, NU sepakat besok hari raya," kata Ecip. Namun ia meprediksi hari raya Idul Fitri tahun ini antara Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama bersamaan yakni 19 Agustus 2012. Biasanya, jika awal puasa berbeda, awal hari raya sama.

Sebelumnya, ketua pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, menyatakan Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah akan jatuh pada Ahad Kliwon, 19 Agustus 2012. Para pengurus Muhammadiyah melalui Majelis Tarjihnya meyakinkan kepada masyarakat soal penentuan Hari Raya Idul Fitri dengan metode hisab. Dibandingkan dengan metode rukyatulhilal, metode hisab memiliki keunggulan dapat menentukan hari-hari besar Islam yang sangat bersinggungan dengan kehidupan sosial hingga puluhan tahun ke depan.

Sebelumnya, terjadi perbedaan antara dua ormas Islam terbesar di Indonesia ini perihal dimulainya puasa Ramadan. Nahdatul Ulama menentukan hari Sabtu, 21 Juli 2012, sedangkan Muhammadiyah sehari lebih awal, yakni 20 Juli 2012. Ketua Majelis Ulama Indonesia Amidhan berharap meskipun jadwal puasa berbeda, jangan dijadikan persoalan atau konflik. Ia meminta semua umat muslim Indonesia tetap menjaga kerukunan tanpa melihat perbedaan.

SUNDARI

Berita Lain:

Jennifer Aniston Tunangan dengan Justin Theroux

George Soros Sunting Wanita 40 Tahun

Penutupan Olimpiade, Spice Girls Memikat

Pascakritis, George Michael Muncul di Olimpiade

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.