Sidang Kode Etik Akil Diusulkan Terbuka  

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Majelis Kehormatan Hakim Mahkamah Konstitusi Hikmahanto Juwana mengatakan sidang pelanggaran kode etik oleh Mantan Ketua MK Akil Mochtar akan dibuka untuk umum. Langkah ini diambil untuk memperbaiki citra MK yang hancur akibat kasus suap yang dilakukan oleh Akil. "Kalau sidangnya tertutup, nanti masyarakat pikir kami kongkalikong lagi," katanya ketika dihubungi Tempo, Senin, 7 Oktober 2013.

Pekan lalu, Akil Mochtar tertangkap tangan di rumah dinasnya di Kompleks Pejabat Negara Widya Chandra, Jakarta Selatan, saat menerima suap terkait kasus sengketa hasil pilkada Gunung Mas. Akil ditangkap bersama politikus Partai Golkar Chairun Nisa dan seorang pengusaha bernama Cornelis. KPK juga mengamankan uang sebesar Rp 3 miliar. Selain dalam kasus Gunung Mas, KPK juga menetapkan Akil sebagai tersangka dalam kasus suap terkait kasus sengketa hasil pilkada Lebak, Banten.

Hikmahanto mengatakan, malam ini majelis akan mulai melakukan sidang kode etik terhadap Akil. Menurut dia, pihaknya akan mulai memanggil tiga orang dekat Akil untuk dimintai keterangan soal penerimaan suap ini. »Ada sekretaris, ajudan, dan supir pribadinya,” ujarnya.

Menurut dia, meski Akil sudah diberhentikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Majelis Kehormatan tetap harus turun tangan. Kalau sampai Akil terbukti melanggar kode etik, dia melanjutkan, Majelis bisa memberhentikan Akil secara tidak hormat. Jika hanya diberhentikan oleh Presiden, Akil masih menerima hak dia sebagai Ketua MK. "Oleh karena itu semua harus dibuktikan (pelanggaran kode etik)," kata Hikmahanto. "Lagi pula ini untuk memberikan rasa adil di mata masyarakat."

Saat disinggung kapan memeriksa Akil, Hikmahanto mengaku belum tahu. Meski begitu, dia menyebut komunikasi antara MK dan KPK sudah bagus. Pimpinan KPK memberi akses Majelis Kehormatan untuk bertemu Akil. "Bertemunya di MK, atau kami ke rutan KPK, masih dibicarakan," ujarnya.

INDRA WIJAYA

Baca juga

DPR Ngotot Politikus Boleh Jadi Hakim Konstitusi

Ada Lubang 7 Meter Akibat Letusan Tangkubanparahu

Gunung Tangkubanparahu Sudah Tiga Kali Meletus

KPK Periksa Kepala Divisi Komersil SKK Migas

KPK Periksa Ajudan Akil Mochtar

Berita Terpopuler

LSI: Mayoritas Publik Ingin Akil Dihukum Seberat-beratnya

Jimly: Pertemuan SBY Bahas MK seperti Arisan

Jokowi Hapus Pajak Warteg

Kamar Kos Ditembaki, Satu Tewas

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.